Connect with us

Sosial

Sempat Viral Dikabarkan Jadi Penculik Anak di Sumenep, Sukijan Akan Dibawa Pulang

Diterbitkan

pada

Paliyan,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemerintah Desa Karangasem, Kecamatan Paliyan akan melakukan penjemputan terhadap Sukijan (60) warga Padukuhan Mengger, Desa Karangasem yang saat ini masih tertahan di Dinas Sosial Sumenep, Madura. Hal tersebut dilakukan menyusul viralnya Sukijan di media sosial lantaran diduga menjadi penculik anak.

Kepala Desa Karangasem, Sigit Purnomo menjelaskan, Sukijan sendiri diketahui mengalami gangguan kejiwaan sejak lama. Bahkan, dirinya telah lama meninggalkan rumah kelahirannya itu untuk menggelandang di jalan.

“Yang bersangkutan sudah lama meninggalkan rumah, sekitar 5 tahun yang lalu pernah pulang lalu pergi lagi,” ujar Sigit, Senin (24/02/2020).

Pihaknya baru menerima kabar keberadaan Sukijan tersebut lantaran viral di media sosial terkait dengan dugaan penculik anak. Dari situ beberapa warga Desa Karangasem ada yang mengenalinya kemudian pihak desa melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian.

Berita Lainnya  Kerasnya Perjuangan Hidup Poniem Hidupi Keluarga Setelah Ditelantarkan Suami

“Jadi kita juga dapat informasi atas koordinasi lintas polsek. Kemudian kita dari pihak desa berinisiatif untuk melakukan penjemputan. Tidak ada alasan lain selain kemanusiaan,” paparnya.

Sigit menambahkan, penjemputan akan dilakukan pada Senin malam nanti. Pihaknya akan bekerjasama dengan Babhinkamtibmas dan TKSK dan Dinas Sosial Kabupaten Gunungkidul.

“Akan kita jemput nanti malam bersama menggunakan mobil dinas sosial. Saat ini posisi Tukijan ada di Dinsos, dia sempat diamankan di Polres Sumenep,” terang Sigit.

Terkait dengan isu Tukijan sebagai penculik anak, Sigit menegaskan bahwa hal tersebut tidak terbukti. Untuk itu nantinya setelah dijemput akan diserahkan kepada pihak keluarga di Padukuhan Mengger.

“Dia juga tidak terbukti (menculik anak), karena ada riwayat gangguan kejiwaan itu saja,” ucapnya.

Sigit yang juga merupakan aktivis IMAJI tersebut berpesan kepada masyarakat untuk senantiasa peduli dan menyayangi keluarga dan orang-orang terdekat. Sebab setiap permasalahan pasti ada solusi.

Berita Lainnya  Manfaatkan Lahan Sempit Untuk Bercocok Tanam, Pemkab Dampingi Ratusan Kawasan Rumah Pangan Lestari

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis1 bulan yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler