Pemerintahan
Tak Masalah Upah Minimum Kabupaten Gunungkidul Terendah se-DIY, Bupati : Justru Menarik Bagi Investor
Patuk,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sebagai kabupaten yang tengah mengembangkan potensi wisatanya, Gunungkidul terus berupaya menarik investor besar untuk masuk ke bumi handayani. Hadirnya para investor untuk menanamkan modalnya dengan membangun sarana dan prasarana ini, diyakini bisa ikut berperan banyak dalam semakin memajukan pariwisata Gunungkidul.
Bupati Gunungkidul, Badingah mengatakan, sinergitas antar pemangku kepentingan pembangunan pariwisata sangat penting. Ia meyakini untuk menarik investor besar ke Gunungkidul, ada beberapa hal yang dijadikan peluang untuk menjanjikan keuntungan penanam modal. Adapun salah satunya yakni Upah Minimum Kabupaten (UMK) Gunungkidul 2018 yang tergolong rendah bahkan terendah se DIY.
Dijelaskan bupati, tinggi rendahnya upah di suatu wilayah akan berpengaruh pada nilai investasi. Oleh karenanya, UMK di Gunungkidul sebesar Rp 1.454.200 yang menduduki posisi terendah di DIY cenderung akan berdampak positif bagi investasi dan menarik para investor untuk menanamkan modalnya di Gunungkidul. Upah tenaga kerja yang rendah akan dianggap sangat menguntungkan investor dalam hal menekan cost produksi.
"Rendahnya UMK di Gunungkidul justru menjadi peluang dan daya tarik tersendiri bagi investor untuk menanamkan modalnya," tuturnya, Kamis (05/04/2018) kemarin.
Dilanjutkan Bupati, komponen upah terendah akan menjadi perhatian utama bagi calon investor untuk masuk ke suatu wilayah. Oleh karenanya Bupati tidak mempermasalahkan wilayahnya dengan UMK terendah di DIY, karena justru akan mempunyai dampak ekonomis bagi Gunungkidul. Jika kemudian banyak perusahaan yang memindahkan investasinya ke Gunungkidul, maka lapangan kerja baru juga akan terbuka.

"Belum ada investor besar yang masuk ke Gunungkidul. Jadi dengan komponen upah ini, diharapkan menjadi daya tarik mereka menanam modal di sini," ucap Bupati.
Membanjirnya investor yang masuk di Gunungkidul ini, diharapkan bisa mengurangi tingkat pengangguran dan meningkatkan ekonomi masyarakat setempat. Sehingga perkembangan ekonomi di Gunungkidul menjadi terus tumbuh dengan munculnya perusahaan-perusahaan baru.
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized4 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized2 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua SPPG di Gunungkidul Belum Kantongi SLHS
-
Uncategorized2 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
