bisnis
Triwulan Ketiga Tahun Ini KAI Commuter Catat Kenaikan Penumpang 27 Persen
Jogja, (pidjar.com) — KAI Commuter mencatat adanya peningkatan pada volume pengguna pada triwulan ketiga tahun ini. Dari Januari hingga 30 September lalu, volume pengguna Commuter Line Yogyakarta-Palur sebanyak 5.849.032 orang atau setara dengan lebih dari 1,22 juta orang atau 27 persen. Jumlah tersebut meningkat signifikan dibanding periode yang sama pada tahun lalu yang mencapai 4.622.674 orang.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Joni Martinus mengatakan, di samping itu jumlah rata-rata volume pengguna Commuter Line Yogyakarta-Palur mencapai 21.347 orang per hari. Angka tersebut jauh lebih besar jika dibanding tahun lalu dengan periode yang sama yaitu 16.933 orang per hari atau lebih banyak 8 persen.
“Pada kinerja Commuter Line Prameks juga terjadi peningkatan. Hingga September 2024 ini total pengguna sebanyak 718.991 orang atau rata-rata sebanyak 2.624 orang per harinya. Angka tersebut lebih besar 9 persen jika dibanding dengan volume pengguna yang sama pada tahun lalu dengan periode yang sama yaitu 657.088 orang,” katanya Jum’at (4/10/2024).
Joni menyebut, peningkatan volume pengguna Commuter Line adalah tren positif. Hal ini mengindikasikan moda transportasi publik ini telah menjadi pilihan utama masyarakat dalam melakukan mobilisasinya. Karena itu, dalam menghadapi tren peningkatan volume pengguna, KAI Commuter terus meningkatkan layanannya.

“Kami mengoperasikan 24 perjalanan Commuter Line Jogyakarta-Palur dan 8 Perjalanan Commuter Line Prameks setiap harinya,” ujarnya.
Selain itu pada triwulan ketiga ini, Stasiun Yogyakarta yang juga sebagai stasiun integrasi dengan kereta jarak jauh merupakan stasiun pemberangkatan dan stasiun tujuan dengan volume pengguna terbanyak. Tercatat, sebanyak 1.682.658 orang yang berangkat dan 1.670.725 orang yang datang di stasiun tersebut. Sementara itu, Stasiun Solo Balapan mencatat 689.732 orang yang berangkat dan 689.057 orang yang datang di stasiun tersebut.
Di sisi lain, KAI Commuter juga terus mengembangkan integrasi sistem pembayaran melalui Kartu Multi Trip (KMT). Kartu ini dapat digunakan masyarakat dapat melakukan pembayaran tiket Commuter Line, Bus Trans Yogyakarta, Bus Trans Jateng, dan sebagai alat transaksi dengan merchant-merchant yang telah bekerja sama dengan KAI Commuter.
“Pengguna Commuter Line dapat memilih dengan sistem pembayaran melalui Kartu Multi Trip (KMT), uang elektronik bank, atau pembayaran lewat QR-Code tiket melalui aplikasi mitra yang telah bekerja sama dengan KAI Commuter,” ungkap Joni.
Joni menambahkan, tren pengguna Commuter Line Yogyakarta-Palur ini berkebalikan dengan pengguna Commuter Line Jabodetabek, dimana pengguna mendominasi pada akhir pekan. Mobilitas pengguna umumnya adalah untuk berwisata baik dari Yogyakarta maupun dari Solo dengan waktu tempuh sekitar satu jam lebih dari Yogyakarta menuju Palur.
“Tercatat rekor tertinggi pengguna Commuter Line Yogyakarta-Palur sebanyak 41.535 orang yaitu pada masa angkutan lebaran kemarin,” imbuhnya.
Pengguna Commuter Line Yogyakarta-Palur juga cenderung beragam, mulai dari pelaku ekonomi mikro, karyawan, pelajar dan mahasiswa, sampai pelancong pada musim libur dan akhir pekan. Commuter Line juga sangat diminati lantaran terbukti telah menjadi moda transportasi massal dengan jarak dan waktu tempuh yang terprediksi.
Kata Joni, KAI Commuter pun berkomitmen untuk meningkatkan layanan Commuterline Yogya-Solo dengan berkolaborasi bersama Kementerian Perhubungan dan Pemerintah Daerah setempat. “KAI Commuter juga mengimbau kepada seluruh pengguna untuk menjaga fasilitas stasiun dengan tidak membuang sampah sembarangan dan tidak melakukan aksi vandalisme,” pungkasnya. (Ken).
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized1 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized4 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized4 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized3 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
