Kriminal
Ungkap Kasus Pencurian Bermodus Pecah Kaca, Polisi Bekuk 4 Pelaku
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sebanyak 4 orang anggota komplotan pelaku kejahatan pencurian dengan modus pecah kaca berhasil dibekuk oleh jajaran Sat Reskrim Polres Gunungkidul. Keempat pemuda tersebut merupakan pelaku kasus pencurian dengan modus pecah kaca mobil milik PNS Balai Dikmen Gunungkidul, Sarjuno (58) warga Padukuhan Madusari, Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari pada Jumat (22/03/2019) silam. Hingga saat ini, mereka masih secara intensif diperiksa oleh jajaran kepolisian lantaran diduga komplotan ini tak hanya beraksi di satu titik.
Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, AKP Riko Sanjaya mengatakan, usai adanya laporan pencurian tersebut pihaknya kemudian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara bersama jajaran Polsek Wonosari. Sejumlah barang bukti serta petunjuk sidik jari yang ditemukan di sekitar lokasi kejadian menjadi salah satu dari sekian petunjuk penting yang dimiliki kepolisian.
“Berbekal dari hasil olah TKP kita langsung bekerja memburu identitas pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat Gunungkidul ini,” ujar AKP Riko Sanjaya, Jumat (01/03/2019).
Ia mengatakan, dari sejumlah petunjuk yang diperoleh, petugas mempunyai dugaan kuat bahwa pelaku tengah berada di wilayah Surakarta. Setelah identitas pelaku dikantongi, pihaknya kemudian melakukan penangkapan.
“Kita berkoordinasi dengan jajaran Polresta Surakarta dan berhasil mengamankan EW warga Jl. Mayor Zen No. 001 Rt 25/07, Sei Selayur, Kalidoni, Palembang, Sumatera Selatan pada pekan silam,” beber Riko.

Pemeriksaan marathon pun kemudian dilakukan kepada EW. Hasilnya petugas mendapatkan petunjuk bahwa saat beraksi, pelaku tak sendirian. Sedikitnya ada 3 orang pelaku lainnya yang terlibat dalam kejahatan tersebut.
“Setelah dilakukan pengembangan, ternyata pelaku beraksi bersama 3 orang kawannya,” sambung Kanit Buser Satreskrim Polres Gunungkidul, Ipda Ari Widodo.
Ari menambahkan, ia yang langsung memimpin jalannya operasi penangkapan berhasil membekuk tiga orang pelaku lainnya yaitu E, H dan M yang kesemuanya merupakan warga Palembang. Dalam penangkapan tersebut, Ari menyebut bahwa keberhasilan itu berkat koordinasi dengan jajaran Polresta Surakarta.
“Tiga pelaku lain juga ditangkap di wilayah hukum Polresta Surakarta. Mereka langsung kita amankan dan kita bawa ke Mapolres Gunungkidul untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” terang Ari.

Dari tangan para pelaku yang diamankan, petugas turut menyita sejumlah barang bukti diantaranya adalah pecahan busi, 1 buah tas abu-abu yang berisi satu buah Laptop Acer Aspire warna grey, 7 buah flashdisk, surat-surat penting beserta buku tabungan dan 1 unit Toyota Avanza Veloz warna putih Nopol B 8282 A.
“Kita menduga operasi ini dilakukan ketika korban lengah, kondisi lingkungan sekitar TKP sepi. Nah mereka memanfaatkannya untuk melakukan pencurian,” lanjut Ari.
Saat ini pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pelaku yang diamankan. Hal itu dilakukan lantaran adanya kasus serupa yang saat ini masih belum terungkap. Saat ini, polisi masih terus melakukan perburuan untuk mencari dugaan kemungkinan adanya pelaku lain yang ikut terlibat dalam komplotan ini
“Kita masih melakukan pengembangan. Karena di Semanu beberapa waktu lalu juga ada kasus pecah kaca. Kita masih dalami ini apakah ada keterkaitan. Yang jelas, kita akan buru semua pelaku kejahatan yang nekat beraksi di Gunungkidul,” tegas dia.
Sebagaiman diketahui, aksi pencurian tersebut terhadi pada Jumat sekitar pukul 09.50 WIB. Kala itu korban mengambil uang di Bank BPD Wonosari sebesar Rp 6 juta. Setelah korban selesai mengambil uang selanjutnya korban bergegas pulang. Sampainya di rumah mobil di parkir di depan garasi rumah dan semua pintu mobil dalam keadaan terkunci.
Oleh Sarjuno, mobil kemudian ditinggal keluar untuk membeli lampu. Saat itulah ia mendapatkan kabar bahwa kaca mobilnya dipecah oleh orang tak dikenal. Dalam kejadian ini, korban merugi hingga belasan juta rupiah mengingat sebuah tas berisi uang sebesar Rp 9.700.000, 1 buah Notebook merek Acer, buku tabungan Bank BPD dan 6 buah flashdisk yang berada di dalam mobil berhasil dibawa kabur.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized4 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized2 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized6 hari yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized5 hari yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
