Kriminal
Terbakar Api Cemburu, Suami Aniaya Istri Yang Tengah Hamil
Semanu,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Rumah tangga suami istri Se (20) warga Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu dan DW (19) warga desa Candirejo, Kecamatan Semanu berada di ujung tanduk. Hal ini terjadi setelah sang istri, DW melaporkan suaminya sendiri tersebut ke Polsek Semanu pada Jumat (22/02/2019) kemarin. Wanita yang saat ini dalam kondisi hamil ini nekat memperkarakan suaminya sendiri tersebut lantaran tak terima berkali-kali dianiaya.
Kapolsek Semanu AKP Ahmad Fauzi melalui Kanit Reskrim, Iptu Sujino mengungkapkan, perkara tersebut bermula ketika Kamis (21/02/2019) sore lalu DW dan suaminya tengah beristirahat di dalam kamar. Kemudian kemudian terlibat pembicaraan yang kemudian justru menyulut kecemburuan SE. SE yang emosi kemudian menampar DW yang tengah berada didekatnya.
“Salah paham hanya karena cemburu saja. Pelaku menampar korban 1 kali di pipi kanannya,” Iptu Sujino, saat dikonfirmasi.
Usai kejadian penamparan itu, DW hanya merintih kesakitan. Mengetahui istrinya merasakan sakit akibat tamparan tangannya Se ternyata justru meninggalkan DW sendiri. Pria tersebut justru pergi menggunakan mobil.
DW yang sakit hati lantas menceritakan insiden itu kepada ibunya melalui telepon. Aduan dari DW membuat keluarganya meradang. Diskusi keluarga lalu dilakukan untuk membahas permasalahan ini. Keluarga DW sendiri semakin murka lantaran berdasarkan pengakuan korban, kejadian semacam ini telh berulang kali terjadi. Mereka lantas memutuskan untuk memproses kasus ini ke ranah hukum dengan melaporkan kejadian KDRT itu ke Polsek Semanu.

“Kami lakukan pemeriksaan pada korban. Tak berselang lama pelaku diantar oleh orang tuanya ke Polsek juga,” imbuh dia.
Bedasarkan pemeriksaan yang dilakukan sementara, pelaku pun mengakui jika melakukan pemukulan terhadap istrinya itu. Bahkan memang sebelumnya juga pernah melakukan hal serupa. Adapun barang bukti yang diamankan oleh petugas yakni hasil visum et repertum dari korban yang mengalami lebam.
Sementara itu, Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak, Satreskrim Polres Gunungkidul, Ipda Larso memaparkan jika kasus tersebut telah dilimpahkan pada jajarannya dari Polsek Semanu. Nantinya jika semua berkas pelimpahan telah selesai, pihaknya akan segera melakukan pemeriksaan terhadap pelaku, korban, dan sejumlah saksi yang dibutuhkan.
“Sedang proses pelimpahan. Untuk proses hukum tentu berjalan terus,” ujarnya.
Se sendiri akan dijerat pasal 44 UU nomor 2 tahun 2004 tentang kekerasan dalam rumah tangga dengan ancaman hukuman kurang lebih 4 hingga 5 tahun penjara.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized3 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluVaksin PMK Gunungkidul Tersisa 22.975 Dosis, Dikejar hingga Ternak Sasaran Terpenuhi
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluABK Asal Riau Meninggal Saat Melaut di Perairan Kawasan Sadeng
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
