Pemerintahan
Pendidikan di Gunungkidul Selalu Tempati Ranking Terbawah DIY, DPRD Sentil Pemkab
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–DPRD Gunungkidul menyoroti beberapa hal terkait kinerja Pemerintah Kabupaten Gunungkidul. Hal tersebut disampaikan dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Gunungkidul terkait Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban Bupati Gunungkidul 2017 pada Kamis (26/04/2018) siang tadi.
Dalam Surat Keputusan DPRD Nomor 4/KPTS/2018 tentang rekomendasi DPRD terhadap LKPJ Gupati tahun 2017 yang dibacakan oleh anggota DPRD Gunungkidul, Maryanta, kalangan dewan menyoroti perihal rendahnya kualitas pendidikan di Gunungkidul. Saat ini, Gunungkidul terus berada di urutan terbawah perihal ranking pendidikan diantara kabupaten atau kota lainnya di DIY. Hal ini tidak bisa terus menerus dibiarkan karena pendidikan sangatlah penting dalam pembentukan sumber daya manusia.
“Kita ingin Pemkab Gunungkidul bisa memberikan perhatian yang lebih serius terkait hal ini,” ucap Maryanta.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi tidak memungkiri perihal rendahnya mutu pendidikan di Gunungkidul. Namun demikian, meskipun selama ini Gunungkidul masih berada di urutan bawah, namun jika dilihat dari nilai tidak terlalu terpaut jauh dari peringkat di atasnya.
Immawan mengatakan, permasalahan pendidikan di Gunungkidul sangatlah kompleks. Salah satunya ialah kultur masyarakat dimana anak-anak terutama di pedesaan masih cenderung memilih bekerja membantu orang tuanya daripada belajar.
"Tapi kita juga tidak bisa menyalahkan orang tua begitu saja. Perlu adanya literasi soal mengatasi masalah kultural itu," kata Immawan.
Selain itu, pihaknya juga sedang melakukan pembinaan terhadap tenaga pendidik yang saat ini terbebani dengan masalah campur aduknya beban yang harus ditanggung. Sebab saat ini guru juga dibebani oleh masalah manajerial di sekolah masing-masing.
"Guru saat ini justru terbebani dengan masalah menejerial. Kalau dari pusat perbaikan aturan akan membaiki kwalitas, tapi saya rasa tidak," kata dia.
Pihaknya pun menerima saran dari DPRD Gunungkidul terkait pembinaan dan dorongan ke arah lebih baik terhadap kelompok-kelompok seperti PGRI. Ke depan dirinya berharap kwalitas pendidikan di Gunungkidul semakin baik.
"Saat ini pun sebenarnya orang Gunungkidul itu cerdas-cerdas. Terbukti banyak yang berprestasi terlebih di bidang programer," pungkas dia.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized1 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized2 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
Uncategorized3 minggu yang lalu149 Karya Inovatif ASN hingga Pelajar Gunungkidul Ramaikan Krenovamaskat Pelita Indah 2026
-
event2 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized3 minggu yang lalu“Diri dan Liyan”, Ruang Perjumpaan Diri, Leluhur, dan Ingatan dalam Karya Dhewantara Manurung
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
