Pemerintahan
Dinilai Kurang Tepat Sasaran, Ribuan Penerima BST Diusulkan Untuk Diganti
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melalui Dinas Sosial Gunungkidul akan mengajukan penggantian penerima bantuan sosial tunai (BST) dari Kementerian Sosial. Adapun jumlah yang diajukan mencapai ribuan nama. Penggantian ini dilakukan lantaran berdasarkan pencermatan yang dilakukan oleh petugas, ditemukan adanya sejumlah di mana diantaranya adalah data ganda, penerima masuk kategori mampu, PNS, pensiunan maupun nama penerima yang sudah meninggal dunia. Saat ini, pemerintah kabupaten masih terus berproses dalam pengajuan pengganti penerima bantuan tersebut. Diharapkan, pada pencairan bantuan selanjutnya, penggantian ini telah bisa direalisasi.
Kepala Bidang Kesejahteraan Sosial, Dinas Sosial Gunungkidul, Hadi Hendro Prayogi mengungkapkan, ada sekitar 8.000 lebih kuota pengganti yang diusulkan oleh pemerintah kabupaten. Semula 1.000 lebih data telah diusulkan ke pemerintah pusat, seiring dengan pencermatan yang dilakukan baik sistem maupun di lapangan, memunculkan kembali 6.584 nama yang kemudian data penerima perlu dilakukan pergantian.
Adanya kesalahan pendataan ini disebutkannya memang ada beragam faktor. Ia mencontohkan, satu rumah tangga telah mendapatkan bantuan, di dalamnya terdapat disabilitas yang juga muncul sebagai penerima bantuan. Otomatis, rumah tangga tersebut dobel bantuan sehingga satu kuota ditarik dan perlu dilakukan penggantian penerima.
“Di lapangan juga ditemui mengenai PNS atau pensiunan yang menerima atau kategori lain. Tentu dengan demikian harus dibersihkan data-data tersebut,” ucap Hadi Hendro Prayogi, Senin (01/06/2020).
Dinsos sendiri telah bersurat ke pemerintah kecamatan dan desa untuk segera melaporkan data berkaitan dengan pengganti penerima bantuan tersebut. Pemerintah desa dianggap lebih mengetahui kondisi masyarakatnya sehingga diharapkan dengan cepat memenuhi kuota pengganti itu. Masing-masing desa mendapatkan kuota belasan sampai dengan ratusan penerima.

“Sampai tanggal 5 Juni mendatang pengusulan pengganti kuota itu,” jelas dia.
Lebih lanjut ia mengungkapkan, keluh kesah masyarakat mengenai bantuan ini tentu banyak diterima. Pemerintah baik di tingkat desa sampai dengan kabupaten berupaya melakukan penyelesaian. Sebagai contoh, kecemburuan sosial mungkin terjadi di tingkat bawah saat melihat seorang yang dianggap mampu dan tengah terdampak. Terlepas dari pekerjaan dan pendapatan tidak ada tetap bisa mendapatkan bantuan.
Ia juga mengapresiasi bagi masyarakat yang secara sadar mundur dari penerimaan bantuan lantaran menganggap ada yang lebih membutuhkan bantuan dari pemerintah.
Saat ini, pemerintah masih bersiap-siap dalam penyaluran bantuan tahap kedua. Sembari menyelesaikan penggantian penerima bantuan, dalam waktu dekat PT Pos akan kembali menyalurkan bantuan tersebut.
“Masih bersiap-siap, sejumlah evaluasi tentu menjadi bahan perbaikan dalam penyaluran bantuan,” tambah dia.
Sebagaimana diketahui, Gunungkidul mendapatkan kuota 44.123 KK penerjma bantuan sosial tunai. 5.446 diantaranya disalurkan melalui Himbara dan sisanya melalui PT Pos. Bantuan yang disalurkan ini sebesar 600 ribu per bulan, dimulai dari April, Mei, Juni.
Sementara itu, Kepala Desa Ngeposari, Kecamatan Semanu, Ciptadi mengungkapkan, beberapa waktu lalu saat penyaluran bantuan BST tahap pertama, seorang warganya dengan suka rela mengundurkan diri dari penerimaan bantuan. Pasalnya perempuan tersebut menganggap dirinya masih mampu mencukupi kebutuhan hidupnya dan di lingkungannya masih ada warga lain yang dinilai lebih membutuhkan.
“Ada satu warga kami yang dengan sendirinya mengundurkan diri lepas dari penerimaan BST ini,” ungkap dia.
-
Kriminal3 minggu yang laluDisiksa Dari Dipukuli Hingga Lukanya Dilumuri Garam, Remaja 17 Tahun Mengaku Sempat Diancam Ditembak Oknum
-
Peristiwa3 minggu yang laluPerempuan Muda di Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia dengan Seutas Tali Dipohon
-
Sosial2 minggu yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Uncategorized2 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Pemerintahan2 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized3 minggu yang laluHeboh Bola Api Berekor Panjang Melintas di Langit Gunungkidul, Warga Kaitkan dengan Pulung Gantung Jelang Bulan Suro
-
Peristiwa3 minggu yang laluDalam Posisi Terduduk, Lansia 81 Tahun Ditemukan Gantung Diri di Belakang Rumah
-
Peristiwa2 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Uncategorized3 minggu yang laluCetak Sejarah di Moto3, Veda Dapat Hadiah Mobil Impian Dari Konglomerat
-
Peristiwa3 minggu yang laluDiserempet Pemotor Tak Dikenal di Baleharjo, Pemotor Wanita Luka Parah Terjun ke Tegalan
-
Hukum4 minggu yang laluNekat Posting Motor Curian di Facebook, Pemuda Ditangkap Polisi Nyamar
-
Pemerintahan2 minggu yang laluRatusan Warga Gunungkidul Terjangkit Penyakit Menular Mematikan Ini
