Pemerintahan
Dinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
Wonosari,(pidjar.com)–Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul mencatat adanya sejumlah permasalahan yang muncul dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027. Dalam assesenen yang dilaksanakan ini, Disdik menemukan adanya upaya kecurangan dari salah satu ASN yang mendaftarkan anaknya ke SMPN 1 Wonosari menggunakan jalur afirmasi dengan memanipulasi data bansos. Selain itu, ada pula pencantuman sertifikat-sertikat yang diduga palsu.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul, Arisandi Purba mengatakan, setelah dilakukan evaluasi bersama dalam masa SPMB jalur afirmasi dan prestasi, ditemukan adanya beberapa permasalahan di lapangan. Yang cukup membuat kaget adalah, adanya penggunaan data bansos yang tidak valid. Di mana ditemukan salah satu anak yang tercatat dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) desil 2.
Saat dilakukan penelusuran ternyata yang bersangkutan merupakan anak dari seorang ASN. Tim SPMB kemudian melakukan klarifikasi terhadap pihak keluarga pendaftar dan berkoordinasi dengan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
“Betul ada anak menggunakan jalur afirmasi tetapi pekerjaan orang tuanya PNS,” kata Arisandi Purba.
Permasalahan tersebut kemudian diselesaikan. Di mana atas inisiatif orang tua kemudian berkas pendaftaran melalui jalur afirmasi dicabut. Anak tersebut kemudian akan mendaftar melalui jalur domisili.
“Sudah diselesaikan bersama. Dicabut berkas pendaftaran dari jalur tersebut,” jelas dia.
Selain permasalahan data bansos yang tidak valid. Dinas Pendidikan juga menemukan permasalahan lain diantaranya, manipulasi data prestasi yang tidak valid diantaranya lomba yang tidak terverifikasi, hingga pendaftaran ganda di mana pendaftar mencoba mendaftar pada beberapa jalur yang tidak diperbolehkan secara bersamaan.
“Data prestasi tidak terverifikasi itu biasanya kejadiannya malah sebelum pendaftaran mengajukan verifikasi sertifikat kejuaraan ke dinas tetapi ketika di cek ke cabang induk cabor atau penyelenggaranya tidak valid sehingga tidak bisa mendapatkan skor nilai prastasi,” sambungnya.
Menurutnya, permasalahan-permasalahan ini muncul di sekolah-sekolah yang minat pendaftarnya banyak. Dengan adanya temuan demikian, menjadi evaluasi dan pembelajaran bersama untuk kedepannya.
Sehingga dinas akan melakukan upaya pencegahan dengan meminimalkan potensi kecurangan dengan cara verifikasi ketat dokumen panitia sekolah. Pencocokan data di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil serta DTKS, pengumuman hasil seleksi secara terbuka dan online, penyediaan kanal.
Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul, pihaknya bersama panitia SPMB langsung bergerak cepat dalam menangani adanya permasalahan yang muncul selama pendaftaran jenjang SMP jalur afirmasi dan prestasi ini. Permasalahan inu menjadi evaluasi bersama untuk lebih teliti kembali, kemudian pengawasan di pendaftaran jalur domisili akan lebih diintensifkan kembali.
“Kalau yang anak PNS itu sudah diselesaikan. Berkasnya sudah dicabut, pada prinsipnya semua berjalan lancar. Kalau ada permasalahan langsung dapat diselesaikan,” ungkap Kepala Dinas.
Terpisah, Plt Sekretaris Dinas Sosial PPPA Gunungkidul, Suyono mengungkapkan sesuai petunjuk teknis penerima bansos maka bagi masyarakat Desil 1 – desil 4 yang terdeteksi sebagai PNS/TNI/POLRI. Namun demikian mereka dikecualikan sebagai penerima bansos.
“Pada aturan yang berlaku mereka tidak berhak mendapatkan bansos,” kata dia.
Adanya permasalahan dalam SPMB ini, maka Dinsos PPPA akan melakukan update data desil yang akan dilaksanakan oleh operator SIKS-NG kalurahan dengan pengisian ulang 39 valiable dan groundceck ulang oleh pihak perangkat kalurahan yang membidangi.
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
