Sosial
Peringatan Hari Pramuka 2020, Anggota Diminta Jadi Pelopor Gerakan Kedisiplinan Nasional
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Berbeda dengan perayaan Hari Pramuka yang pada tahun-tahun sebelumnya selalu diperingati dengan cukup meriah melalui upacara di Alun-alun Pemkab Gunungkidul, perayaan Hari Pramuka tahun 2020 ini bisa dibilang sangat sederhana. Sejumlah pengurus teras serta tokoh Pramuka Gunungkidul menggelar ziarah ke makam tokoh Pramuka di masa lalu serta pelaksanaan apel secara virtual di Bangsal Sewokoprojo Wonosari pada Jumat (14/08/2020) pagi tadi.
Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Gunungkidul, Bahron Rasyid mengatakan, tema Hari Pramuka pada tahun ini ialah Peran Gerakan Pramuka Ikut Membantu Penanggulangan Pandemi Covid19 dan Menumbuhkan Semangat Bela Negara. Sesuai dengan kebijakan saat ini, pihaknya sengaja tidak menggelar acara yang melibatkan massa dalam jumlah banyak. Termasuk juga peniadaan acara berkumpul bersama menyatu dengan alam seperti kegiatan kepramukaan pada biasanya.
Dengan adanya pandemi ini, anggota Pramuka dituntut untuk lebih mandiri menghadapi tantangan. Selain itu mereka juga diminta menjadi agen penggerak dalam melaksanakan adaptasi kebiasaan baru pada masa pandemi.
“Seperti pesan Pak Jokowi anggota pramuka harus mampu mengampanyekan dua gerakan nasional yang pertama gerakan kedisiplinan nasional yang mengajak semua anggota masyarakat disiplin mengikuti protokol kesehatan,” papar Bahron, Jumat siang.
Di samping itu, gerakan kepedulian nasional di mana anggota pramuka harus mampu menjadi sosok yang peduli saling membantu dan saling berbagi. Kedua gerakan tersebut selain mampu membantu pemerintah dalam mengatasi dampak pandemi juga mengasah gerakan kepramukaan.
“Gerakan itu diharapkan mampu mengasah jiwa dan karakter kepemimpinan anggota,” tutur Bahron.
Pandemi covid19 yang terjadi saat ini dipastikan menghambat kegiataan kepramukaan baik di tingkat nasional maupun internasional. Sebetulnya, pada tahun ini, ada 20 orang anggota penggerak di Gunungkidul dijadwalkan untuk datang ke New Caledonia dalam rangka mengikuti sister city gerakan kepramukaan. Namun demikian, akibat pandemi ini, dipastikan keberangkatan mereka ditunda.
Sementara itu, pembina Pramuka Gugus Depan 07 SMP Negeri 1 Tepus, Nurhayati menambahkan, ada dua orang siswa binaannya yang sebetulnya dijadwalkan ikut serta dalam mengikuti kegiatan di negara New Caledonia. Berkaitan dengan rencana sister city ini, belum ada kepastian kapan kedua anggota penggalangnya tersebut untuk bisa berangkat. Namun demikian kendati harus melewati batasan-batasan akibat pandemi, kedua anggota penggalang tersebut tetap aktif melalukan latihan secara mandiri.
“Mereka tidak putus asa tetap menunggu arahan dan pembina dan kabar dari sana, mereka berusaha menggerakkan keluarga dan masyarakat sekitar rumahnya untuk disiplin menjaga kesehatan,” tandas Nur.
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized1 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized2 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
Uncategorized3 minggu yang lalu149 Karya Inovatif ASN hingga Pelajar Gunungkidul Ramaikan Krenovamaskat Pelita Indah 2026
-
event2 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized3 minggu yang lalu“Diri dan Liyan”, Ruang Perjumpaan Diri, Leluhur, dan Ingatan dalam Karya Dhewantara Manurung
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
-
Sosial1 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
