Pariwisata
Selama Penerapan AKB, Lebih dari 300 Ribu Pengunjung Tercatat Padati Lokasi Wisata
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Selama penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) jumlah kunjung wisatawan ke destinasi wisata Gunungkidul terus mengalami peningkatan. Sejak mulai diterapkannya uji coba pada Juni 2020 lalu sampai dengan 23 Agustus kemarin, tercatat ada 301.000 wisatawan masuk ke obyek wisata di Gunungkidul.
Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Harry Sukmono mengatakan jumlah kunjungan dan pendapatan asli daerab (PAD) dari sektor pariwisata perlahan merangkak. Hanya saja memang masih belum pulih seperti tahun-tahun sebelumnya, dari Juni lalu sampai 23 Agustus kemarin tercatat ada 301.000 pengunjung lokal Gunungkidul dan luar Gunungkidul yang masuk ke obyek wisata.
Pendapatan asli daerah yang terkumpul selama periode uji coba mencapai Rp 2.446.018.755. Minggu lalu, diketahui libyurnya agak panjang, terhitung darj tanggal 19-23Agustus ada kunjungan 51.492 wisatawan dengan retribusi masuk sebanyak Rp 428.236.380.
“Pendapatan dari sektor pariwisata sudah mulai ada, kunjungan setiap minggunya juga lumayan,” terang Harry Sukmono, Senin (24/08/2020).
Pantai masih menjadi idola bagk para wisatawan. Iumlah kunjungan terbanyak masih berada di kawasan pantai meski obyek wisata lain sudah mulai dibuka. Untuk baru-baru ini pemerintah dan BUMDes juga mulai menerapkan uji coba obyek wisata Goa Pindul.

Libur panjang kemarin ada 1.258 pengunjung yang mulai masuk ke Goa Pindul. Kendati demikian, jumlah kunjungan itu masih tergolong sepi. Dimana pemerintah dan BUMDes memiliki ketentuan kuota pengunjung perharinya mencapai 1.500 orang.
“Untuk Goa Pindul sudah mulai ada kunjungan. Sabtu minggu dan hari libur kemari ada 1.258 pengunjung tapi itu masih dibawah kuota ketentuan kami,” jelasnya.
Obyek wisata yang telah diuji cobakan oleh pemerintah masih sama. Mulai dari pesisir selatan, air terjun sri gethuk, goa pindul, nglanggeran, ngingrong dan beberapa obyek wisata lainnya. Kebijakan yang diterapkan juga sama, memenuhi protokol kesehatan sebagaimana aturan yang berlaku.
“Kita tetap upayakan penerapan protokol kesehatan,”jelasnya.
Belum lama ini, Dinas Pariwisata Gunungkidul bersama dengan Kemenpar dan Ekonomi Kreatif meluncurkan Gerakan BISA (Bersih, Indah, Sehat, dan Aman). Gerakan ini bertujuan mengatasi dampak covid 19 dan menggeliatak perekonomian masyarakat khususnya di bidang wisata.
Harry mengungkapkan gerakan ini merupakan program kemenpar kemudian menjadi program setiap daerah untuk menggerakkan sektor pariwisata. Dengan diterapkannya gerakan BISA diharapkan dapat menyambut baik wisatawan yanv masuk ke Gunungkidul.
Gerakan BISA adalah gerakan padat karya yang harapannya mampu menggerakkan ekonomi pelaku wisata, sekaligus menyiapkan objek wisata menuju tatanan kehidupan baru. Beberapa hari lalu dilakukan di Kalurahan Pampang mengingat wilayah ini memiliki potensi kerajinan perak. Namhn selama pandemi covid 19 kegiatan masyarakat justru lesu sehingga butuh dorongan untum tetap bangkit.
-
Pemerintahan4 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized4 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Peristiwa4 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa4 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized4 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized2 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized3 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized2 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
-
Uncategorized2 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluTNI Bangun 9 Jembatan Garuda di Gunungkidul, Hubungkan Kawasan Terpencil
-
Uncategorized3 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
