Connect with us

Pemerintahan

Dapat Danais Ratusan Juta, Jalur Goa Gede dan Komplek Makam Anak Brawijaya Akan Dibangun

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Perubahan nomenklatur Desa menjadi Kalurahan merupakan salah satu terobosan agar nantinya Dana Keistimewaan yang diterima Pemda DIY bisa langsung diakses oleh pemerintah Kelurahan. Pada tahun 2021 ini, akses dana tersebut sudah mulai bisa dinikmati. Namun demikian, untuk sementara, masih segelintir saja Pemerintah Kalurahan yang bisa mencairkan Danais ini. Adapun Danais ini nantinya dapat dimanfaatkan untuk peningkatan infrastruktur dan sektor lain.

Di Gunungkidul sendiri, dari 144 kalurahan yang ada, baru 10 Kalurahan saja yang telah bisa mencairkan Dana Keistimewaan. Berdasarkan data dari Bappeda Gunungkidul, Kalurahan yang mendapatkan danais pada tahun anggaran 2021 meliputi Desa (Kalurahan) Mandiri Budaya yaitu Bejiharjo dan Putat; Desa Padat Karya meliputi Kalurahan Jerukwudel, Jepitu, Natah, Girisuko, dan Banyusoca; Kalurahan Karang Kopek meliputi Kalurahan Kalitekuk dan Kemejing; serta Kalurahan Maritim atau Bahari yaitu Tileng.

Berita Lainnya  Tahun Ini, Pemkab Gunungkidul Tak Naikkan NJOP

Kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com, Lurah Natah, Wahyudi menjelaskan, kalurahan yang dipimpinnya menjadi salah satu penerima dana keistimewaan melalui program Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dari Pemda DIY. Anggaran yang didapat pada tahun 2021 adalah sebanyak 165 juta rupiah. Nantinya dana tersebut akan dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur.

“Akan kami gunakan untuk pembangunan jalan Semilir Padukuhan Pringombo, Kalurahan Natah. Akses menuju Goa Gede dan Makam Putra-putra Brawijaya,” ucap Wahyudi, Selasa (15/12/2020).

Dilanjutkan Wahyudi, komplek makam keturunan raja di tempatnya merupakan tempat sakral yang seringkali dikunjungi untuk berziarah dan melakukan kegiatan lain. Mereka yang berkunjung ke tempat tersebut berasal dari luar daerah seperti Solo, Klaten, Jogja, Jakarta dan kota lainnya.

“Akses jalan menuju tempat tersebut sekarang masih sulit. Sehingga sesuai dengan fungsi dan pemanfaatan danais, maka digunakan untuk membangun akses jalan menuju pesanggrahan tersebut agar peziarah semakin nyaman,” tambah dia.

Pemerintah Kalurahan Natah sendiri sangat bersyukur sudah bisa mengakses anggaran danais ini. Diharapkan dengan alokasi dana khusus semacam ini, dapat memiliki manfaat besar bagi masyarakat sekitar. Mulai dari akses jalan yang memadahi hingga adanya pekerjaan bagi masyarakat, mengingat pengerjaannya sendiri menganut konsep padat karya.

Berita Lainnya  Bupati Endah Tolak Mobil Dinas Baru, Anggaran Dialihkan Untuk Kepentingan Lain

Lebih lanjut ia menuturkan, kawasan utara sebenarnya memiliki potensi yang luar biasa. Hanya saja saat ini belum tersentuh perhatian anggaran dari pemerintah secara maksimal. Sedangkan untuk melakukan pembangunan dalam rangka mengejar ketertinggalan dengan menggunakan anggaran kalurahan, tentunya sangat tidak mencukupi. Ia berharap dengan kucuran anggaran yang diberikan dapat merubah kawasan utara untuk lebih berkembang dan sejajar dengan pesatnya perkembangan di kawasan selatan.

“Potensi kawasan utara adalah budaya, sejarah, dan budayanya yang luar biasa. Tapi memang belum ada perhatian penuh, harapannya memang tidak ada perbedaan dan semua merata,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua SEMAR Gunungkidul, Heri Yuliyanto memaparkan, pihaknya menyayangkan akses danais untuk kalurahan ini belum seluruhnya bisa dirasakan oleh kelurahan-kalurahan yang ada. Saat ini, banyak Lurah yang menanyakan akses dana kepada SEMAR.

Berita Lainnya  Terpapar Zat Kimia dan Ulah Manusia, Ribuan Hektar Lahan di Utara Dalam Kondisi Kritis

“Ya belum semua. Harapannya tahun tahun berikutnya ada perhatian yang lebih dan semua bisa mengaksesnya layaknya anggaran lain,” ujar Heri.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 minggu yang lalu

Kunjungan Terus Meningkat, Pemkab Naikkan Target PAD Wisata Jadi Rp63,2 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul menaikkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata tahun 2026 menjadi...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Pria Asal Karangmojo Ditemukan Meninggal di Lereng Tanjakan Bulak Bogor Rongkop

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Rongkop,(pidjar.com)– Seorang pria berinisial DM (34), warga Padukuhan Kelor, Kalurahan Kelor, Kapanewon Karangmojo, ditemukan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Onsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja ,(pidjar.com)– Menghadirkan perpaduan suasana pegunungan dengan nuansa Jepang, Onsen Resort Kaliurang menawarkan pengalaman menginap yang menyasar keluarga, pasangan,...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata4 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Berita Terpopuler