Connect with us

Peristiwa

Dua Titik Longsor Terjadi di Patuk dan Girisubo

Diterbitkan

pada

Patuk,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Hujan yang terjadi sejak Selasa (19/01/2021) memicu terjadinya bencana alam. Sejumlah titik dilaporkan mengalami tanah longsor maupun genangan air. Sedikitnya, kejadian tanah tanah longsor terjadi di dua titik antara lain di Kapanewon Patuk dan Kapanewon Girisubo. Masyarakat sendiri diminta untuk waspada mengingat saat ini memasuki fase puncak musim penghujan.

Kepala Badan Pelaksana Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Edy Basuki menuturkan, pada Selasa sore kemarin, sebuah talud sepanjang tujuh meter di Padukuhan Ngelo 2, Kalurahan Balong, Kapanewon Gurusubo dilaporkan mengalami longsor. Kejadian bermula saat hujan deras terus menerus yang memang terjadi di wilayah Kapanewon Girisubo sejak Selasa siang. Durasi dan intensitas hujan yang cukup lama kemudian membuat terjadinya genangan maupun aliran air di lokasi sekitar talud yang ambrol. Berselang beberapa waktu kemudian, bunyi gemuruh pun muncul dan diikuti dengan ambrolnya tanah serta talud.

Berita Lainnya  Dua Mobil Ringsek Usai Tabrakan di Jalur Cinta, Pengemudi Dilarikan ke Rumah Sakit

“Material longsor menimpa ke area persawahan warga” ucap Edy, Rabu (20/01/2021) sore.

Menurut Edi, personel sendiri telah diterjunkan ke lokasi guna melakukan penanganan. Bersama dengan warga serta relawan, material longsor telah berhasil dievakuasi.

Sementara pada Rabu pagi tadi, tepatnya di lokasi tanah milik Aminah (70) warga Padukuhan Ngrancahan, Kalurahan Pengkok, Kapanewon Patuk juga mengalami longsor. Hujan yang terus menerus melanda wilayah tersebut sejak Selasa malam membuat material tanah di lokasi kejadian terkikis.

Akibatnya, lantaran tak kuat menahan aliran air, tanah tersebut kemudian longsor. Edy menambahkan, tak hanya material longsor, sejumlah pepohonan yang terletak lokasi yang memang merupakan dataran tinggi tersebut ikut roboh. Pohon roboh bahkan sampai menutup halaman rumah Ramidi, warga setempat.

Berita Lainnya  Warga Pulutan Ditemukan Gantung Diri di Kamar

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, karena tanah tersebut pekarangan kosong tidak ada bangunan,” kata dia.

Edy menambahkan, Rabu siang ini, petugas bersama warga dan relawan serta unsur TNI/Polri telah menggelar kerja bakti untuk mengevakuasi material longsor.

“Untuk lahan yang longsor setinggi 7 meter dengan lebar 7 meter,” sambungnya.

Sementara itu, untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam yang masih mungkin terjadi, Edy sendiri sudah melakukan pemetaan terhadap lokasi longsor. Ada lima kapanewon yang saat ini dipetakaan menjadi kawasan rawan longsor yakni Kapanewon Semin, Nglipar, Ngawen, Patuk, Gedangsari dan Karangmojo. Lokasi-lokasi itu memang selama ini menjadi kawasan langganan bencana tanah longsor mengingat karakteristik lokasi yang merupakan perbukitan.

Berita Lainnya  Menghilang Sejak Sore, Warga Tawarsari Jadi Korban Gantung Diri Kedua Sepanjang Rabu Ini

“Untuk wilayah rawan banjir ada di sepanjang aliran sungai, kami sudah intens meningkatkan kapasitas kemampuan masyarakat dalam mitigasi bencana,” kata Edy.

Pihaknya juga secara intens menjalin komunikasi dengan intansi terkait dan relawan agar jika ada bencana segera tertangani. Sejauh ini terdapat 57 Desa Tangguh Bencana di Gunungkidul.

“Program Destana ini rencananya akan kami tingkatkan lagi tahun ini, untuk 2020 kemarin anggaran fokus pada covid19,” pungkas dia.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata1 bulan yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

Berita Terpopuler