fbpx
Connect with us

Peristiwa

Dua Mobil Ringsek Usai Tabrakan di Jalur Cinta, Pengemudi Dilarikan ke Rumah Sakit

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Dua kendaraan terlibat adu banteng di Jalan Kyai Legi, Padukuhan Kepek, Kalurahan Kepek, Kapanewon Wonosari, Jumat (18/06/2021) siang tadi. Dalam insiden yang melibatkan truk pengangkut galon mineral dan Isuzu Panther ini, 2 orang pengemudi mengalami luka. Namun begitu, dua kendaraan mengalami kerusakan yang cukup berat.

Kepala Unit Laka Lantas, Satlantas Polres Gunungkidul, Ipda Anton menceritakan, insiden yang sempat membuat macet Jalan Kyai Legi ini terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Bermula saat kendaraan truk Hino dengan nomor polisi K 9908 RK yang dikemudikan oleh Eko Prasetyo (34) warga Ngemplek, Kalurahan Piyaman, Kapanewon Wonosari melaju dari arah selatan menuju utara. Di lokasi kejadian, tiba-tiba salah satu kendaraan yang berada di depan truk melakukan pengereman mendadak. Lantaran jarak yang terlalu dekat, pengemudi truk lantas melakukan pengereman sembari membanting kemudian ke arah kanan untuk menghindari tabrakan dengan kendaraan di depannya tersebut.

Naasnya, dalam waktu bersamaan, dari arah berlawanan melaju mobil pick up dengan nomor polisi AB 8103 AU yang dikemudikan oleh Suranta (40) Sorobayan, Argomulyo, Kapanewon Sedayu, Kabupaten Bantul. Jarak yang terlalu dekat kemudian membuat kedua pengemudi tak bisa menghindar. Keduanya kemudian terlibat tabrakan adu banteng dalam kecepatan yang cukup tinggi.

“Benturan yang terjadi diantara kedua kendaraan tersebut memang cukup keras,” kata Anton, Jumat malam.

Anton menambahkan, tubrukan yang cukup keras membuat kedua kendaraan mengalami ringsek cukup parah terutama di bagian depan. Pun demikian dengan kondisi dua orang pengemudi kendaraan. Untuk pengemudi truk, Eko mengalami luka kaki kanan. Ia dalam kondisi sadar dan sempat dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Wonosari. Sementara pengemudi pick up mengalami lecet lengan dan juga dibawa ke rumah sakit.

“Sudah mendapatkan perawatan dari medis, keduanya dalam kondisi baik,” papar Anton.

Akibat persitiwa ini, Anton mengimbau pengemudi kendaraan harus konsentrasi tinggi manakala mengemudikan kendaraan. Hal tersebut karena berpengaruh pada keselamatan berlalu lintas.

“Kami imbau selalu konsentrasi, jika lelah sebaiknya istirahat,” tandas dia.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler