Info Ringan
Tujuh Dampak jika Menderita Penyakit GERD
Jogja,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–GERD (gastroesophageal reflux disease) merupakan salah satu penyakit pencernaan yang disebabkan oleh asam lambung yang naik ke kerongkongan. Di Indonesia, 24,8 persen dari populasi atau 1 dari 4 penduduk mengalami GERD. GERD sendiri terjadi karena adanya kelemahan katup antara kerongkongan dan lambung, sehingga menyebabkan asam lambung naik ke kerongkongan dan menimbulkan gejala, seperti rasa panas di dada.
Sejumlah faktor yang menyebabkan meningkatkan risiko GERD adalah berat badan berlebih, merokok, mengonsumsi makanan dalam jumlah besar dan makanan pemicu kenaikan asam lambung, berbaring setelah makan, mengonsumsi obat, serta hamil. Pada kasus yang parah, GERD dapat menyebabkan masalah kesehatan dan komplikasi serius apabila tidak ditangani dengan tepat. GERD dapat menyebabkan penderitanya mengalami nyeri dada, bau mulut, batuk, sulit menelan, maag, gangguan pencernaan, mual, dan sakit tenggorokan. Bukan hanya itu, ada banyak dampak dari penyakit GERD yang bisa berbahaya bagi tubuh. Lantas, apa saja itu? Dilansir dari sehatq, berikut ulasannya.
Esofagitis
GERD dapat menyebabkan peradangan di kerongkongan yang disebut esofagitis. Kondisi ini bisa membuat Anda sakit tenggorokan, sulit menelan, suara parau, dan maag. Jika tidak diobati, esofagitis kronis dapat mengakibatkan tukak, penyempitan, bahkan kanker esofagus.
Tukak Esofagus
GERD dapat merusak lapisan esofagus sehingga menimbulkan ulkus (luka) yang menyakitkan. Kondisi ini disebut dengan tukak esofagus yang gejalanya meliputi sensasi terbakar di dada, gangguan pencernaan, nyeri saat menelan, mual, maag, dan feses berdarah. Pada kasus yang parah, kondisi ini bisa menyebabkan lubang di esofagus atau tukak berdarah.
Penyempitan Esofagus
GERD yang tidak diobati dapat memicu peradangan, jaringan parut, atau pertumbuhan jaringan abnormal di kerongkongan. Akibatnya, kerongkongan menjadi lebih sempit dan kencang. Kondisi ini dapat menyebabkan nyeri atau susah menelan, makanan dan cairan sulit mengalir dari kerongkongan ke perut, hingga pernapasan terasa sesak. Selain itu, makanan padat juga bisa tersangkut di kerongkongan sehingga meningkatkan risiko tersedak. Dengan begitu, Anda juga lebih mungkin mengalami dehidrasi dan malnutrisi.
Kerusakan Gigi
Dampak dari penyakit GERD juga bisa memengaruhi gigi. Naiknya asam lambung dapat merusak enamel (lapisan luar gigi yang keras) sehingga membuat gigi lebih mudah keropos dan berlubang.
Pneumonia Aspirasi
Asam lambung yang naik ke tenggorokan atau mulut bisa terhirup ke paru-paru sehingga menyebabkan pneumonia aspirasi. Pneumonia aspirasi adalah infeksi pada paru-paru akibat masuknya benda asing ke dalam organ tersebut. Kondisi ini dapat ditandai dengan sejumlah gejala, seperti demam, kelelahan, batuk, nyeri dada, sesak napas, mengi, dan kulit kebiruan. Jika tidak ditangani, pneumonia aspirasi bahkan bisa menyebabkan kematian.
Barrett’s Esophagus
Kerusakan yang berkelanjutan pada esofagus akibat GERD dapat memicu perubahan sel pada lapisan esofagus. Sekitar 10-15 persen penderita GERD pun mengalami Barrett’s esophagus. Kondisi ini terjadi ketika sel skuamosa yang melapisi esofagus bagian bawah digantikan oleh sel kelenjar yang mirip dengan sel yang melapisi usus. Ada sedikit risiko bahwa sel kelenjar tersebut bisa menjadi kanker.
Kanker Esofagus
Penderita GERD berisiko lebih tinggi terkena jenis kanker esofagus yang dikenal sebagai adenokarsinoma esofagus. Kanker ini menyerang bagian bawah kerongkongan yang menyebabkan beragam gejala, seperti sulit menelan, penurunan berat badan, nyeri dada, batuk, gangguan pencernaan yang hebat, dan heartburn parah. Pada tahap awal, kanker esofagus sering kali tidak menimbulkan gejala. Biasanya, seseorang baru memerhatikan gejala yang ada setelah kanker telah mencapai tahap lebih lanjut.
-
Uncategorized1 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya1 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial1 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized1 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized2 hari yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized1 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized4 hari yang laluDua Oknum Kejaksaan di Gunungkidul Diduga Terlibat Skandal Asusila
