Pemerintahan
Menyinergiskan Pengembangan Pariwisata Dengan Pelestarian Ekosistem Penyu di Pantai Gunungkidul
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sesuai dengan pemetaan yang dilakukan, saat ini ada 12 Pantai di Kabupaten Gunungkidul yang merupakan lokasi pendaratan penyu. Maka dari itu, penting adanya konservasi yang dilakukan oleh semua lini agar ekosistem tetap terjaga dan penyu tetap bisa berkembang biak di pantai-pantai tersebut. Dalam perkembangan pariwisata yang begitu pesat, saat ini mulai terjadi berkurangnya penyu yang mendarat di pantai Gunungkidul. Hal ini lantaran, penyu biasanya mendarat dan bertelur di lokasi-lokasi yang belum terjamah manusia. Tentunya diperlukan upaya-upaya sistematis agar nantinya, perkembangan pariwisata yang ada tak mengganggu konservasi lingkungan.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Gunungkidul, Krisna Berlian mengatakan, 12 pantai di Gunungkidul yang terpantau menjadi lokasi pendaratan penyu tersebut diantaranya Pantai Watunene, Pantai Kayu Arum, Ngrumput, Wohkudu, Porok, Seruni, Sanglen, Jungwok, Wediombo, Dadapan, Sedahan dan Krokoh. Pihaknya sudah membentuk kelompok masyarakat pengawas dan konservasi untuk menjaga ekosistem di pantai-pantai tersebut.
Ia menjelaskan, penyu sendiri kurang nyaman dengan lokasi yang sudah banyak dijamah oleh manusia. Mereka lebih menyukai tempat-tempat yang masih sepi, sehingga tidak merasa terusik. Namun berdasarkan pengamatan yang dilakukan, kondisi pantai selatan sekarang sudah banyak digunakan untuk berbagai kegiatan misalnya saja perikanan, pariwisata, dan pertanian. Hal itu sedikit berdampak pada kemunduran ekosistem yang ada.
Menyikapi hal tersebut, pemerintah telah mendorong masyarakat pesisir untuk membentuk kelompok pengawas dan konservasi. Ketugasan mereka yaitu membantu pemerintah dalam menjaga ekosistem penyu di 12 pantai tersebut.
“Kalau kajian secara ilmiah memang belum ada,” kata Krisna Berlian, Jumat (22/10/2021).
Sementara itu, Ketua Kelompok Masyarakat Pengawas dan Konservasi Girisubo, Darso mengatakan perlu adanya pengawasan khusus tentang aktifitas di sejumlah kawasan pantai yang ditetapkan menjadi kawasanan pendaratan penyu. Pengawasan khusus ini dimaksudkan untuk menjaga keselamatan penyu dan ekosistemnya.
Sebab banyaknya pengunjung di pantai-pantai sepi yang menjadi tempat pendaratan penyu ini dapat mempengaruhi kebebasan mereka. Edukasi sendiri juga tetap perlu diberikan, bukan hanya untuk nelayan akan tetapi warga lokal pun juga tetap harus diedukasi.
“Kekhawatiran akan penurunan ekosistem dan penyu yang mendarat pasti ada. Makanya beberapa waktu lalu saat adanya pertemuan hal ini juga dibahas dengan instansi terkait,” kata Darso.
Belum lama ini dirinya mendapatkan laopran bahwa di Sedahan dan Greweng tidak ada penyu yang mendarat di bibir pantai. Namun untuk yang berada di tengah air diketahui masih ada dan tetap terjaga, pemantauan sering kali dilakukan.
“Kita terus melakukan pemantauan,” tutup Darso.
-
Uncategorized1 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya1 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized7 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial1 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized1 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized2 hari yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized1 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized4 hari yang laluDua Oknum Kejaksaan di Gunungkidul Diduga Terlibat Skandal Asusila
