fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Semangat Para Anggota Linmas Amankan Pilur Serentak di Tengah Usia Uzurnya

Published

on

Patuk,(pidjar.com)–Pada 30 Oktober 2021 mendatang, sebanyak 58 Kalurahan akan segera menyelenggarakan pemilihan lurah (Pilur) serentak. Salah satu yang menjadi hal krusial adalah berkaitan dengan pengamanan. Sebab bukan tidak mungkin dalam penyelenggaraan demokrasi ada potensi kerawanan tersendiri. Untuk mengantisipasi sejumlah kemungkinan buruk yang terjadi, Kapanewon Patuk menyelenggarakan apel persiapan pengamanan dengan TNI, Polri, dan Linmas yang akan bertugas dalam Pilur di setiap Kalurahan.

Panewu Patuk, Martono Iman Santoso mengungkapkan, aparat penegak hukum dan Linmas menjadi ujung tombak keamanan di setiap TPS yang ada di masing-masing wilayah. Mereka memiliki ketugasan untuk melakukan pengawasan dan pengamanan dalam penyelenggaraan Pilur Serentak 2021 ini. Adapun di Kapanewon Patuk sendiri, ada 6 Kalurahan yang menyelenggarakan Pilur.

“TNI Polri dan Linmas ini nantinya akan bersinergi dalam pengamanan di setiap TPS. Maka dari itu kita lakukan apel persiapan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan dan komitmen dalam menjaga setiap TPS,” kata Martono Iman Santoso, Jumat (22/10/2021).

Ia menjelaskan untuk pelaksanaan Pilur 2021 ini, ada 6 Kalurahan diantaranya Kalurahan Pengkok, Beji, Nglanggeran, Putat, Salam, dan Semoyo. Untuk pengamanan sendiri akan dilakukan secara ketat agar tidak ada potensi konflik dan potensi lain yang terjadi pada masa-masa saat ini dan saat hari pencoblosan.

“Dari 6 Kalurahan itu ada sekitar 32 calon yang akan bersaing dalam mendapatkan suara dari masyarakat di masing-masing daerah. Kalau untuk pengamanan kita kerahkan sekitar 90 Linmas,” paparnya.

Ia mengapresiasi betul semangat para Linmas dari setiap Kalurahan. Sebagian memang sudah berusia tua, namun tetap berkomitmen dan berkontribusi dalam pengamanan penyelenggaraan pesta demokrasi di tingkat kalurahan. Pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat luas khususnya di Kalurahan penyelenggara pilur untuk aktif menggunakan hak suara mereka dan selektif dalam menerima informasi.

“Harapan ke depan dengan Pilur di Kapanewon Patuk berjalan aman dan ayem,” imbuh Panewu.

Salah seorang Linmas Kalurahan Pengkok, Kasiran mengatakan, meski sudah berusia 63 tahun, namun dirinya masih bersemangat untuk turut andil dalam pengamanan Pilur serentak. Ia sendiri bertugas di Kalurahan Pengkok. Ia berharap dalam pelaksanaannya nanti tidak ada halangan dan berjalan sebagaimana mestinya.

“Mudah-mudahan berjalan dengan lancar,” kata dia.

Berkaitan dengan Linmas sendiri, ia mengatakan memang saat ini masih didominasi oleh personel dengan usia yang cukup uzur. Sebab di daerahnya sendiri dirasa regenerasinya masih sangat kurang. Minat anak muda untuk menjadi Linmas masih sangat rendah.

“Kalau yang tua mau mengundurkan diri masih sulit mencari penggantinya,” papar Kasiran.

Sementara itu, Wakil Bupati Gunungkidul, Heri Susanto menambahkan, berdasarkan pemetaan yang dilakukan dan koordinasi yang sudah terjalin dengan sejumlah instansi, demokrasi tingkat kalurahan di Gunungkidul saat ini masih tergolong aman. Masyarakat sendiri perlahan sudah mulai melek akan politik dan untuk penyelenggaraan pemilihan tahun demi tahun juga semua berjalan lancar.

“Untuk pemetaan yang dilakukan tidak ada daerah yang berpotensi konflik, tapi untuk pengamanan tetap menjadi fokus di setiap TPS,” ujar Heri Susanto.

Adapun pemkab dan penegak hukum berkomitmen dalam memaksimalkan pengamanan pilur ini, sesuai dengan koordinasi yang dilakukan untuk pola yang diterapkan yaitu 2 TPS 4 Petugas TNI Polri dan 8 Linmas.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler