Connect with us

Budaya

IMG, Wadah Baru Musisi Gunungkidul dengan Berbagai Aliran Musik

Diterbitkan

pada

Playen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Musik sangat disukai oleh banyak orang, adanya berbagai genre menjadikan pilihan untuk diikuti perkembangannya. Di Gunungkidul sendiri, sejak dulu ada banyak sekali genre musik yang diminati oleh kawula muda dan dewasa mulai dari pop, musik lawas, reep jawa, hiphop, rock, dan metal. Beberapa tahun silam musik rock, metal, dan lainnya penggemarnya cukup banyak pun demikian dengan band lokal dengan aliran ini, namun semakin kesini justru agak tidak nampak kembali.

Kondisi sekarang ini menjadikan para pemusik Gunungkidul berpikir keras bagaimana membangkitkan dunia musik yang sedikit redup karena geseran musik yang sedang boming, maka dari itu dibentuklah Insan Musik Gunungkidul. Organisasi ini merupakan pemusik-pemusik Gunungkidul dengan berbagai aliran jenis musik.

Berita Lainnya  Menelisik Bangunan Rumah Tradisional Tertua di Gunungkidul

IMG ini  bisa menjadi wadah bagi musisi Gunungkidul untuk mengembangkan kreatifitas mereka. Bibit-bibit anyar dari berbagai genre pun dicari dan akan diasah bersama agar dunia musik kembali bervariasi. Belum lama ini, IMG mengadakan sebuah event di Taman Budaya Gunungkidul bekerjasama dengan pemerintah agar mendapatkan dukungan.

“Kami adakan konser gelar seni sepanjang tahun bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan atau Kundha Kabudayan. Ini sebagai upaya mengenalkan pada masyarakat bahwa genre musik di Gunungkidul beragam,” papar Andry Widiyarto, Ketua Insan Musik Gunungkidul.

“Biar teman-teman pemusik itu memiliki tempat untuk mengekspresikan diri. Pemusik juga membutuhkan dukungan dari pemerintah, genre yang berkembang disini juga banyak,” imbuh dia.

Dalam konser tersebut ada beberapa band perwakilan yang tampil membawakan lagu dari berbagai genre diantaranya grup keroncong, Easy Band, Srengege band, Dbudals band, GK plus, Puthut and Wit Cambil, dan Get Well Soon band.

Berita Lainnya  Bermunculannya Dalang-dalang Anak dan Remaja Bagai Cahaya di Tengah Kegelapan Bagi Dunia Wayang

“Dalam kegiatan ini juga dilakukan pengukuhan pengurus organisasi diwakili oleh Hari Pranowo. Harapan kami, pemusik dengan pemerintah bisa saling kerjasama sehingga memajukan ekosistem skema musik di Gunungkidul,” jelas dia.

Sementara itu, Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh IMG tersebut. Musik sendiri menurutnya tidak mengenal usia, semua kalangan memiliki selera tersendiri dalam bermusik maupun menyukai genre apa saja. Ia berharap kedepannya, pemusik Gunungkidul dapat berprestasi dan membawa harum nama daerah.

“Pemerintah mendukung penuh dan berharap img bisa menjadi wadah bagi musisi Gunungkidul untuk mengembangkan kreatifitas,” ujar Sunaryanta.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis1 bulan yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler