Peristiwa
Depresi Sakit Komplikasi dan Alergi Kulit, Lansia Tewas Gantung Diri di Kandang Sapi
Karangmojo,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Seorang lansia warga Padukuhan Ngawis, Kalurahan Ngawis, Kapanewon Karangmojo ditemukan tewas gantung diri di kandang sapi pada Selasa (29/03/2022) dini hari. Diduga, Mentorejo (88) nekat melakukan aksi tersebut lantaran depresi akibat sakit menahun yang dideritanya tak kunjung sembuh.
Kasi Humas Polres Gunungkidul, AKP Suryanto memaparkan, korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 01.00 WIB. Saat itu, Kardinem (80) yang merupakan istri korban yang terbangun tak menemukan Mentorejo tak ada di ranjangnya. Sang istri lantas membangunkan anaknya, Sumadi (59) warga Pecangan, Kabupaten Jepara untuk membantu mencari Mentorejo.
Keduanya lantas mencari korban ke seantero rumah. Lantaran tak ditemukan, pencarian lantas diteruskan ke luar rumah. Saat mengecek ke kandang sapi yang berada di samping rumah, Kardinem dan Sumadi melihat sesosok tubuh yang tergantung di tiang blandar kandang sapi.
“Saat dicek, Mentorejo sudah dalam kondisi meninggal dunia,” terang Suryanto, Selasa pagi.
Kedua saksi yang histeris melihat Mentorejo gantung diri lantas berteriak-teriak meminta pertolongan. Sejumlah warga lantas berdatangan dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Karangmojo. Berselang beberapa saat, petugas kepolisian dan Puskesmas Karangmojo datang untuk melakukan evakuasi dan pemeriksaan medis.
Dilanjutkan Suryanto, dari hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan di tubuh Mentorejo. Korban dipastikan meninggal lantaran gantung diri.
“Ditemukan luka jerat di bagian leher yang menjadi penyebab kematian korban,” papar Suryanto.
Berdasarkan keterangan dari keluarga, motif aksi nekat yang dilakukan Mentorejo ini diduga kuat lantaran korban mengalami depresi. Mentorejo sendiri memang memiliki riwayat sakit komplikasi dan juga alergi kulit yang tak kunjung sembuh.
Korban memang tengah dalam kondisi sakit. Menurut Suryanto, keluarga korban sendiri tak menyangka Mentorejo nekat melakukan gantung diri.
“Diduga aksi tersebut dilakukan antara pukul 00.00 hingga 01.00 WIB. Hal ini lantaran keluarga korban sempat menonton televisi dan menunggui korban hingga pukul 23.45 WIB sebelum mereka tertidur,” tutup dia.
-
Uncategorized5 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized1 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya5 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized5 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial6 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized5 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized5 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
