Peristiwa
Tercium Istri, Skandal Dugaan Perselingkuhan 2 Pamong Ngleri Mencuat
Playen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Dugaan skandal perselingkuhan yang diduga melibatkan 2 orang pamong Kalurahan Ngleri, Kapanewon Playen menggegerkan warga Kalurahan Ngleri, Kapanewon Playen. Seorang oknum pamong yang menjabat sebagai Jogoboyo kepergok istrinya ketika menjalin hubungan khusus dengan seorang staf kalurahan. Pada akhirnya, skandal tersebut akhirnya tercium oleh masyarakat yang akhirnya menuntut keduanya untuk lengser dari jabatannya.
Informasi yang berhasil dihimpun dari berbagai sumber, W merupakan pamong di Kalurahan Ngleri yang bertugas sebagai Jogoboyo dan telah memiliki istri. Selama ini, ternyata dirinya bermain belakang dengan memiliki hubungan gelap dengan seorang staf di Kalurahan Ngleri berinisial MU yang masih berstatus lajang.
Sebenarnya masyarakat sudah curiga sejak lama perihal gerak gerik dua sejoli ini. Namun masyarakat tidak ada yang berani menegur lantaran tak memiliki bukti. Hingga kemudian, skandal tersebut mencuat ketika akhirnya terjadi masalah pada rumah tangga sang pamong. Di mana sang istri memergoki hubungan gelap itu.
“Istrinya sudah mengetahui apa yang terjadi, sehingga akhirnya ramai,” kata salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Selasa tanggal 23 Agustus 2022 lalu, telah dilakukan proses mediasi terkait dugaan perselingkuhan antara keduanya. W sendiri berkelit atas hubungan gelap tersebut. Yang ada menurutnya selama ini hanya sebatas hubungan kerja saja.

“Kalau yang perempuan itu staf kalurahan dan belum bersuami,” jelasnya.
Informasi terakhir dari masyarakat meminta keduanya segera mengundurkan diri dari jabatan masing-masing. Sebab perselingkuhan itu dianggap telah membuat malu warga setempat dan tidak memberikan contoh yang baik.
Sementara itu, Kapolsek Playen, AKP Hajar Wahyudi membenarkan adanya persoalan dugaan perselingkuhan oleh pamong Kalurahan Ngleri. Ia mengatakan, mediasi telah dilakukan. Minggu malam ini pun juga akan dilakukan mediasi kembali oleh yang bersangkutan bersama dengan tokoh masyarakat setempat.
“Nanti malam mau ada mediasi di balai kalurahan,” ujar Kapolsek.
-
Pemerintahan3 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized3 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Peristiwa3 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized2 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized2 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized2 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized3 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
-
Uncategorized2 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
