bisnis
Berikan Ruang Pemasaran, Produk Makanan UMKM Gunungkidul Kini Dipajang di Indomaret
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)— Produk olahan makanan yang dikembangkan oleh UMKM-UMKM di Kabupaten Gunungkidul saat ini sangat beragam. Data yang ada di Dinas Perdagangan Kabupaten Gunungkidul ada ribuan usaha rumahan yang dijalankan oleh warga Gunungkidul. Dalam kondisi perkembangan yang cukup positif ini, UMKM-UMKM Gunungkidul sendiri masih terkendala pemasaran produk. Pasar dari produk UMKM Gunungkidul sendiri sebagian besar masih sangat terbatas sehingga berimbas kepada omset yang tak terlalu besar.
Sejumlah upaya dilakukan berbagai pihak untuk menggenjot pemasaran produk olahan makanan ini. Salah satu yang tengah dilaksanakan oleh Dinas Perdagangan Gunungkidul adalah menjalin kerjasama dengan toko jejaring Indomaret. Belasan gerai Indomaret di Gunungkidul telah memajang produk UMKM Gunungkidul.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengatakan bahwa dengan adanya gerai di Indomaret yang menyediakan produk UMKM ini diharapkan dapat membangkitkan semangat para pelaku usaha kecil. Ini merupakan tahap awal sehingga perlu adanya pelatihan pengemasan dan lainnya agar produk UMKM ini lebih terlihat menarik dan mampu bersaing dengan produk-produk lainnya.
“Ya ke depan selain produk makanan mungkin bisa melebar ke jenis lainnya. Kalau untuk pengemasan tentu agar tidak ketinggalan perlu referensi dan pelatihan-pelatihan,” terang Sunaryanta.
Kepala Dinas Perdagangan Gunungkidul, Kelik Yuniantoro mengungkapkan, langkah pemkab menjalin kerjasama dengan toko jejaring ini merupakan sebuah upaya untuk memberikan ruang bagi UMKM dalam mengembangkan sayap usaha mereka. Dengan dijualnya produk mereka di gerai swalayan jejaring ini, tentunya akan sangat membantu memasarkan produk.

“Produk yang masuk kurasi memang dipasang di toko jejaring Indomaret. Produk yang dijual di gerai swalayan sudah diuji kualitasnya, mulai dari kualitas makanan, pengemasan dan perizinannya lengkap,” papar Kelik Yuniantoro.
Ada belasan UMKM dengan 27 jenis olahan makanan yang dipasarkan di gerai Indomaret yang tersebar di Gunungkidul. mulai dari peyek, olahan makanan lainnya, coklat, kacang dan lain sebagainya. Tentunya tidak hanya warga lokal saja yang bisa membeli dan menikmati, namun orang luar daerah yang tengah belanja di toko jejaring dapat membelinya.
Lebih lanjut ia mengungkapkan, pihaknya terus berproses dan fokus dalam pemasaran ini, pelatihan dan pendampingan diberikan oleh pemerintah dan pihak indomaret. Diharapkan pula pada tahun depan, jumlah produk dan UMKM yang dipasarkan di toko jejaring dapat bertambah.
“Untuk olahan makanan itu yang paling banyak dicari sebenarnya, untuk oleh-oleh para wisatawan yang ke Gunungkidul,” imbuh dia.

Salah satu olahan makanan yang khas Gunungkidul yang banyak dicari oleh wisatawan untuk oleh-oleh mulai dari tiwul, peyek dan serta makanan ekstrim misalnya belalang goreng dan lain sebagainya. Selama ini banyak yang ibu-ibu rumah tangga yang memproduksi peyek untuk dijual di berbagai toko oleh-oleh, indomaret serta dipasarkan secara online.
Seperti halnya yang dilakukan oleh Indarti, warga Kapanewon Wonosari ini. Sejak tahun 2000 an lalu ia bersama dengan keluarganya menggeluti usaha mikro kecil dan menengah dalam bidang produksi peyek yang banyak diminati oleh wisatawan maupun masyarakat lokal pada umumnya. Usahanya ini ternyata berkembang lumayan pesat, hampir setiap hari ia membuat peyek dan laku dipasaran.
Ada beragam jenis peyek yang diproduksi mulai dari peyek kacang, peyek kedelai, peyek teri, peyek pedas, peyek kacang hijau, keripik tempe, hingga intip goreng (nasi kering).
“Puji Tuhan untuk penjualan setiap harinya selalu ada baik ke toko kami maupun delivery. Kalau pengiriman paling jauh ke Papua,” imbuh dia
“Kami sudah sejak tahun 2000 an memproduksi peyek dan sudah mendapatkan izin dari instansi terkait yang menyatakan olahan makanan kami ini aman dikonsumsi,” tutupnya.
-
Uncategorized2 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized3 hari yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial4 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Peristiwa2 hari yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized1 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized5 hari yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized1 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized3 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized4 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized3 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
