Connect with us

Peristiwa

Bangun Mini Zoo di Panggang, Pemerintah Anggarkan 40 Miliar

Diterbitkan

pada

Purwosari,(pidjar.com)– Sebuah bangunan prnangkaran burung dengan konsep semacam mini zoo atau kebun binatang mini akan dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Gunungkidul di Kalurahan Giritirto, Kapanewon Panggang. Sejak beberapa tahun lalu, pemerintah telah berproses untuk realisasi program yang menggunakan dana keistimewaan dengan nilai yang cukup fantastis tersebut. Total, dana yang dibutuhkan untuk proyek yang direncanakan selesai pada 2029 ini mencapai puluhan miliar.

Kepala Bidang Konservasi dan Kerusakan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gunungkidul, Hana Kadaton Adinoto mengatakan mini zoo yang dibangun oleh pemerintah ini sebagai upaya dalam melakukan konservasi ekosistem lokal Ginungkidul. Nantinya akan ada beragam satwa yang ditangkarkan, utamanya adalah burung yang langka serta lokal.

Berita Lainnya  Angka Pernikahan Dini di Gunungkidul Terbanyak di DIY, Ini Berbagai Macam Bahayanya

“Nanti ada banyak jenis burung yang ditangkarkan di sana nanti dari BKSDA yang lebih tahu jenis-jenisnya. Salah satunya burung paruh bengkok dan lain sebagainya,” ucap Hana Kadaton Adinoto.

Ia menjelaskan, proses pembangunan mini zoo ini sudah dilakukan oleh pemerintah kabupaten Gunungkidul sejak tahun sekitar 2023 lalu. Dimulai dari pembebasan lahan seluas 4,4 hektare. Pambangunan pagar dan komponen lainnya.

“Untuk tahun ini sudah masuk ke tahun ke 3 program pembangunan konservasi ekosisfem lokal ini direalisasikan,” jelas dia.

Adapun di tahun 2026 ini, pengerjaan fisik meliputi pembangunan klinik kesehatan satwa, kandang aviari, bangunan pengelola dan beberapa jenis lainnya. Anggaran yang digunakan bersumber dari Dana Keistimewaan dengan nominal sekitar Rp 3,5 miliar.

Berita Lainnya  Enam Hal Unik di Balik Peringatan Hari Buruh di Indonesia

“Selama tiga tahun berproses mulai dari pembebasan lahan sampai dilanjutkan tahun ini, anggaran yang digunakan sudah sekitar Rp 14 miliar,” jelasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, bangunan konservasi satwa lokal ini ditargetkan selesai pada 2029 mendatang dengan nominal anggaran keseluruhan sebesar Rp 40 miliar.

Bangunan ini nantinya bukan hanya kandang burung saja. Akan tetapi ada fasilitas lain yang disediakan seperti parkir, perpustakaan, coffee shop, amphitheater, jalur pedestrian, hingga instalasi jaringan listrik.

Dengan adanya aviary dengan di kawasan tersebut ke depannya dapat sebagai tempat edukasi anak-anak hingga orang dewasa. Mengenal satwa lokal dan dilindungi serta dapat menggerakkan ekonomi warga sekitar untuk lebih maju kembali.

Berita Lainnya  Ditemukan Terkapar di Jalan Bedoyo-Semanu, Pemotor Tewas Setelah Diduga Tabrak Truk Parkir

Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata4 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis7 hari yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler