Connect with us

Pariwisata

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Salah satu yang digagas oleh pemerintah adalah rencana penerapan sistem pembayaran non-tunai pada pos retribusi wisata. Dalam waktu dekat ini, sistem tersebut akan diterapkan dan yang menjadi uji coba serta percontohan adalah di TPR Utama Baron.

Sekretaris Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gunungkidul, Eko Nur Cahyo mengatakan, rencana layanan pembayaran retribusi wisata secsra non-tunai atau cashless sudah digagas sejak lama. Dengan berbagai persiapan dan pertimbangan, pada Mei ini sistem tersebut direncanakan mulai direalisasikan.

“Sistem pembayaran di TPR Baron yang sebelumnya tunai akan beralih menjadi 100 persen non-tunai. Ini sebagai bentuk modernisasi, meningkatkan transparansi, akuntabilitas, sekaligus menjaga integritas pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata,” kata Sekretaris Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Eko Nur Cahyo.

Rencananya sistem baru ini akan dilauncing pada 12 Mei 2026. Nantinya, di TPR Baron sudah tidak lagi melayani pembayaran tunai. Sebab baik penjagaan dan pungutan retribusi di shift siang hingga malam hanya diperkenankan pelayanan non-tunai.

Berita Lainnya  Gali Potensi Wisata, Kebun Insinyur Kembangkan Buah Unggulan

“Pembayaran retribusi dapat dilakukan melalui dua metode yaitu menggunakan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) maupun kartu uang elektronik atau tap cash (e-money),” jelasnya.

Untuk mendukung program ini terealisasi dengan maksimal, Pemkab bekerjasama dengan BPD DIY. Dimana BPD DIY menyediakan 16 unit mesin mPOS (mobile point of sales) yang akan digunakan di TPR Utama Baron.

“16 unit itu di TPR Baron sebagai cadangan juga apabila terjadi error atau kerusakan. Jadi bisa langsung menggunakan yang lain,” tandasnya.

Disinggung mengenai kesiapan jaringan internet di lokasi tersebut, Eko mengungkapkan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika serta pihak lainnya. Dipastikan di kawasan tersebut, jaringan internet kuat dan mendukung kelancaran transaksi.

Berita Lainnya  Puluhan Proyek Infrastruktur Dicoret, Wakil Ketua Dewan: Belum Keputusan Mutlak

“Titik itu (TPR) tidak masuk blankspot. Jaringan internetnya masih cukup aman,” tandas dia.

Selain kesiapan perangkat, pemerintah daerah juga menyiapkan bimbingan teknis (bimtek) bagi para petugas pemungut retribusi. Pelatihan dimaksudkan untuk meningkatkan pemahamam petugas terhadap penggunaan perangkat digital, prosedur transaksi, hingga penanganan jika terjadi gangguan sistem.

“Kesiapan SDM juga kami perhatikan. Akan ada bimbingan terlebih dahulu nanti sebelum program ini benar-benar diterapkan,” tandas dia.

“Kalau untuk sosialisasi kepada masyarakat dan wisatawan, saat ini sedang kami persiapkan. Nanti ada pamflet informasi yang akan kami srbar luaskan melalui sosial media mengenai perubahan skema pembayaran retribusi wisata di TPR Baron,” tambah dia.

Program anyar ini akan diujicobakan selama 3 bulan kedepan. Kemudian akan dilakukan evaluasi bersama.

Berita Lainnya  Delapan Puskesmas di Gunungkidul Masih Belum Miliki Status Akreditasi

“Evaluasi bersama pasti ada. Kita lihat juga apakah nanti benar-benar bisa direplika di TPR lain atau tidak. Jika iya maka TPR lain juga akan menerapkan sistem pembayaran non tunai,” pungkas dia.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata4 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis2 bulan yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler