Connect with us

Pemerintahan

Pelaku UMKM Gunungkidul Didorong Go Digital, Disdagnaker Gelar Pelatihan Pemasaran Online

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar.com)– Upaya mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu bersaing di era digital terus dilakukan Dinas Perdagangan dan Tenaga Kerja (Disdagnaker) Gunungkidul. Melalui pelatihan pelatihan digital marketing diharapkan pelaku UMKM di Gunungkidul dapat lebih memanfaatkan teknologi digital yang ada.

Seperti halnya yang dilakukan belakangan ini, Disdagnaker memberikan pelatihan digital marketing kepada puluhan pelaku UMKM di Kalurahan Sidoharjo, Kapanewon Tepus, mendapatkan pelatihan digital marketing.

Kepala Disdagnaker Gunungkidul, Kelik Yuniantoro, mengatakan pelatihan digital marketing yang diselenggarakan sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah dalam memperluas jangkauan pemasaran produk lokal melalui platform digital, sekaligus menjawab tantangan yang selama ini dihadapi pelaku usaha, khususnya keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam pemasaran online.

Berita Lainnya  Pemerintah Berencana Terapkan Pajak Progresif Untuk Tanah Menganggur, Pemkab Gunungkidul Keberatan

Menurutnya, berdasarkan pendataan yang dilakukan, jumlah pelaku UMKM di wilayah Gunungkidul terus berkembang dan jumlahnya banyak. Namun, dari sisi pemasaran, masih banyak pelaku usaha yang belum memanfaatkan teknologi digital secara optimal.

“Pemerintah hadir dengan menggandeng salah satu perusahaan marketplace nasional untuk memberikan edukasi sekaligus pelatihan kepada para pelaku UMKM. Harapannya para pelaku UMKM bisa mulai menjalankan bisnis secara online secara lebih luas dan masif,” terang Kelik Yuniantoro, Rabu, (13/05/2026).

Ia menegaskan, program pelatihan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi semata. Kedepan pendampingan serta evaluasi berkala guna memastikan ilmu yang diperoleh peserta benar-benar diterapkan dalam pengembangan usaha mereka.

“Kami tidak hanya menyelenggarakan kegiatan, tetapi juga memastikan hasil pelatihan ini dapat diimplementasikan secara nyata oleh para pelaku usaha,” tambahnya.

Melalui pelatihan tersebut, pemerintah berharap produk-produk UMKM Gunungkidul tidak hanya dikenal di lingkungan sekitar, tetapi juga mampu menjangkau pasar yang lebih luas melalui berbagai platform digital.

Berita Lainnya  Tenaga Kerja Non PNS dan BUMN Telah Terima Bantuan Jutaan Rupiah

“Semoga produk yang dihasilkan oleh pelaku UMKM lokal ini jangkauan penjualannya bisa lebih luas kembali,” sambungnya.

Sementara itu, Lurah Sidoharjo, Evi Nurcahyani, menyambut positif pelaksanaan pelatihan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi kesempatan penting bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM, untuk mulai beradaptasi dengan perkembangan teknologi pemasaran.

Ia mengungkapkan, selama ini sebagian besar pelaku usaha di wilayahnya masih mengandalkan promosi secara sederhana melalui jaringan pertemanan, keluarga, hingga media sosial pribadi dengan jangkauan yang terbatas.

“Selama ini banyak warga yang memasarkan produknya hanya lewat relasi dekat atau sekadar membagikan status di media sosial. Dengan pelatihan ini, mereka punya peluang untuk mengenalkan produk ke pasar yang jauh lebih luas,” kata Evi.

Menurut Evi, antusiasme masyarakat cukup tinggi dengan pelatihan yang diberikan oleh Disdagnaker Gunungkidul berkolaborasi dengan platform digital ini. Sebab materi pemasaran digital seperti ini memang telah lama dinantikan, terutama bagi pelaku usaha yang selama ini masih kurang percaya diri untuk memasarkan produk secara online.

Berita Lainnya  Gelar Pertemuan Dengan Pokdarwis, Dinas Larang Pedagang Kapling Kawasan Pantai Krakal Dengan Tikar

“Harapannya UMKM di Kalurahan Sidoharjo mampu meningkatkan daya saing sekaligus membuka peluang pasar baru di tengah perkembangan ekonomi digital yang semakin pesat,” pungkasnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata3 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis6 hari yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler