Hukum
Bejat.. Berdalih Lakukan Pembinaan, Oknum Guru MTS Cabuli Siswinya
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Seorang oknum guru dari MTS Negeri 3 Gunungkidul harus berurusan dengan hukum. Bahkan oknum yang berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) tersebut terancam hukuman yang cukup berat. Guru berinisial W (58) tersebut dilaporkan telah melakukan pencabulan terhadap anak didiknya yang masih berusia 15 tahun. Saat ini, pemberkasan kasus laporan dugaan pencabulan tersebut telah hampir rampung dan akan segera masuk ke meja persidangan.
Informasi yang berhasil dihimpun pidjar-com-525357.hostingersite.com dari sumber terpercaya, tindakan bejat tersebut dilakukan pada medio Agustus 2018 silam. Adapun modus pencabulan yang dilakukan oleh W tersebut adalah dengan berpura-pura memanggil korbannya, sebut saja Bunga ke sebuah ruangan sekolah. Saat itu, pelaku berpura-pura hendak memberikan pembinaan terhadap Bunga.
Dari sinilah kemudian bencana yang menimpa Bunga terjadi. Momentum itu justru digunakan oleh oknum guru tersebut untuk melancarkan aksi bejadnya. Ia mencoba menggerayangi tubuh korban pada bagian dadanya. Sepulang dari sekolah, korban yang tak terima dengan perlakuan dari oknum guru itu lalu menceritakan apa yang dialaminya kepada orang tua. Pihak keluarga yang kaget sekaligus berang lantas melaporkan kasus dugaan pencabulan yang dialami oleh Bunga ke Polres Gunungkidul.
Adanya kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret salah satu staf pengajarnya dibenarkan oleh Humas MTS Negeri 3 Gunungkidul, Sipat Kawedar. Kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com, Sipat mengaku sangat terkejut dengan kabar tersebut.
“Kabar itu membuat murid, wali murid serta guru-guru di sekolah ini menjadi panik,” ujar Sipat, Rabu (10/10/2018) siang.

Meski demikian, Sipat membantah bahwa peristiwa pencabulan tersebut terjadi di gedung sekolah MTS N 3 Gunungkidul. Ia menjelaskan bahwa kejadian yang memalukan it terjadi di sekolah lain. Lebih lanjut ia paparkan, selama ini W selain mengajar di MTS N 3 Gunungkidul juga mengajar di sebuah sekolah swasta di Gunungkidul.
“Jadi kejadiannya tidak di sini (MTS N 3 Gunungkidul),” beber dia.
Pihak sekolah sendiri juga telah mendengar bahwa kasus pencabulan ini telah ditangani oleh Polres Gunungkidul. Walau begitu, untuk W hingga saat ini masih mengajar di sekolah. Kepada W, sekolah juga telah mengambil langkah. Sipat menyatakan bahwa telah ada pembinaan kepada W.
“Yang bersangkutan kebetulan hari ini mengajukan izin, biasanya juga masih masuk,” kata Sipat.
Sejumlah pejabat di lingkungan Polres Gunungkidul hingga kini masih irit bicara terkait kasus pencabulan yang melibatkan oknum guru yang tengah ditangani. Wartawan masih belum bisa mendapatkan konfirmasi dari kepolisian terkait perkembangan penanganan kasus tersebut.
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized1 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized4 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized3 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
