Pemerintahan
Pemkab Gunungkidul Klaim Terciptanya Puluhan Ribu Lapangan Pekerjaan Dari Sektor Investasi
Wonosari,(pidjar.com)- Investasi di Kabupaten Gunungkidul tumbuh begitu pesat. Data dari Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), setiap tahunnya realisasi investasi di Bumi Handayani tinggi bahkan melampaui target yang telah ditetapkan. Pemkab Gunungkidul mengklaim, total ada ratusan miliar uang investor yang masuk ke Gunungkidul dengan puluhan ribu lapangan pekerjaan untuk warga masyarakat.
Kepala DPMPTSP Gunungkidul, Mohamad Arif Aldian mengungkapkan, realisasi investasi di tahun 2025 kemarin adalah sebesar Rp. 851.746.764.728. Jumlah ini disebutnya telah melampaui target yang telah ditetapkan yaitu sebesar Rp 831.433.160.822.
Dengan nilai realisasi investasi yang dianggapnya cukup tinggi ini, menujukkan bahwa Gunungkidul saat ini memiliki magnet yang cukup kuat untuk menarik pemilik modal dalam negeri dan pemodal asing.
Adapun ivestasi yang masuk didominasi oleh pemilik modal dalam negeri dengan nilai total investasi sebesar Rp 779 miliar dan untuk pemilik modal asing sebesar Rp 72 miliar.
Lebih lanjut Arif memaparkan, investasi yang mendominasi di Gunungkidul yaitu sektor pertanian dan peternakan dengan realisasi investasi sebesar Rp 174 miliar. Disusul oleh sektor pariwisata sebesar Rp 170 miliar, sektor perdagangan Rp 159 miliar, bidang kesehatan Rp 137 miliar dan bidang perindustrian sebesar Rp 115 miliar.

“Investasi yang masuk ini menghasilkan 8.127 proyek yang berjalan yang tersebar di seluruh wilayah Gunungkidul pada tahun 2025 kemarin. Sebaran tertinggi berada di Kapanewon Wonosari, Playen, Nglipar, Ponjong dan Semanu,” tandas dia.
Menurutnya, dengan masuknya usaha-usaha dalam berbagai bidang ini memberikan ruang lapangan kerja bagi masyarakat di Gunungkidul. Sehingga diharapkan nantinya ekonomi daerah semakin bergeliat.
Data yang ada, dari investasi-investasi yang masuk ini mampu menyerap sekitar 19.867 pekerja. Lebih lanjut Arif mengatakan, di tahun 2026 target investasi yang masuk ke Gunungkidul sebesar Rp 858.560.738.846.
Pemerintah sendiri menurut Arif telah menerapkan sejumlah langkah strategis agar semakin menarik investor masuk ke Gunungkidul. Diantaranya adalah dengan memberikan informasi kondisi dan perkembangan Gunungkidul saat ini terhadap para calon-calon investor.
Pemerintah juga memberikan keleluasaan bagi investor untuk konsultasi dan melakukan pendampingan dalam proses perizinan.
“Untuk perizinan sendiri kami upayakan adanya kemudahan,” jelasnya.
Tak hanya itu, pemerintah juga melakukan kajian investasi tahunan yang prospektif yang selanjutnya dipresentasikan di depan calon investor dalam agenda temu bisnis.
“Promosi atas peluang dan potensi usaha yang cocok dibangun di Gunungkidul juga kami lakukan,” pungkasnya.
-
Uncategorized5 hari yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized4 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized4 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized4 minggu yang laluCiptakan Pilur Jujur dan Bersih, Dinas Awasi Lurah Petahana
-
Uncategorized4 minggu yang laluGelombang Tinggi di Pesisir Gunungkidul, Rusak Perahu Nelayan Hingga Warung
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized2 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua SPPG di Gunungkidul Belum Kantongi SLHS
