Sosial
Dampak Pemadaman Listrik di Gunungkidul, Pengusaha Ayam Potong Terpaksa Kerja Manual
Ngawen, (pidjar.com)-Pemadaman listrik bergilir yang belakangan kerap terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Gunungkidul mulai memukul pelaku usaha yang bergantung pada pasokan listrik. Selain mengganggu aktivitas produksi, kondisi tersebut juga berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi akibat terganggunya operasional usaha.
Salah satu pelaku usaha yang merasakan dampaknya adalah Reyhan, pengusaha ayam potong asal Kapanewon Ngawen. Ia mengaku pemadaman listrik yang terjadi tanpa kepastian durasi membuat usahanya berada dalam situasi sulit.
Menurut Reyhan, listrik merupakan kebutuhan vital dalam usaha pemotongan ayam. Daging ayam yang telah diproses harus disimpan di dalam freezer untuk menjaga kualitas dan kesegarannya sebelum didistribusikan kepada pelanggan.
“Kalau padamnya lama, kualitas daging bisa rusak dan tentu merugikan usaha kami,” kata Reyhan, Minggu (21/6/2026).
Ia menjelaskan, risiko kerusakan produk menjadi ancaman terbesar ketika listrik padam dalam waktu yang cukup lama. Pasalnya, suhu penyimpanan yang tidak stabil dapat memengaruhi kualitas daging ayam dan menimbulkan kerugian finansial.

Tak hanya itu, pemadaman listrik juga berdampak pada proses produksi. Sejumlah pekerjaan yang biasanya dikerjakan menggunakan mesin listrik terpaksa dilakukan secara manual.
Salah satunya adalah proses pencabutan bulu ayam yang sehari-hari mengandalkan mesin otomatis. Saat listrik padam, pekerjaan tersebut harus dilakukan secara manual sehingga membutuhkan waktu lebih lama dan tenaga kerja tambahan.
“Proses kerja jadi lebih lambat karena mesin tidak bisa digunakan,” ujarnya.
Menanggapi keluhan masyarakat dan pelaku usaha, PT PLN (Persero) menjelaskan bahwa pemadaman yang terjadi merupakan bagian dari manajemen beban akibat gangguan pada sistem kelistrikan Jawa.
Manager Komunikasi dan Umum PLN Unit Induk Distribusi (UID) Yogyakarta, Angga Ditya, mengatakan gangguan tersebut tidak berasal dari jaringan distribusi listrik di Daerah Istimewa Yogyakarta, melainkan dipicu kendala pada sistem kelistrikan yang lebih luas.
“Pemadaman yang dilakukan merupakan bagian dari manajemen beban akibat gangguan sistem kelistrikan Jawa,” kata Angga dalam keterangannya.
Ia menjelaskan, gangguan tersebut menyebabkan keseimbangan antara pasokan dan kebutuhan listrik terganggu. Kondisi semakin berat setelah dua unit pembangkit listrik berkapasitas besar mengalami gangguan operasional sehingga kemampuan pasokan daya menurun.
Akibat berkurangnya pasokan listrik, cadangan daya sistem ikut menyusut. Untuk menjaga stabilitas jaringan dan mencegah gangguan yang lebih luas, PLN menerapkan pengaturan beban melalui pemadaman bergilir di sejumlah wilayah terdampak.
Menurut Angga, langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga keandalan sistem kelistrikan selama proses pemulihan berlangsung.
PLN memastikan terus melakukan penanganan dan pemulihan sistem agar pasokan listrik dapat kembali normal. Sementara itu, pelaku usaha berharap gangguan listrik dapat segera teratasi agar aktivitas produksi dan distribusi usaha tidak semakin terdampak.
-
Pemerintahan3 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized3 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Peristiwa3 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized2 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized4 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized2 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized2 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized3 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
-
Uncategorized2 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
