Uncategorized
Proyek Kawasan Perkantoran Siraman Dilanjutkan, Gedung Dinkes Akan Dibangun Tahun Ini dengan Anggaran Rp 7,4 Miliar
Wonosari,(pidjar.com) – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul kembali melanjutkan rencana pemindahan kompleks perkantoran terpadu ke kawasan Siraman setelah sempat terhenti selama beberapa tahun. Tahap awal pembangunan diawali dengan dibangunnya gedung baru untuk Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gunungkidul.
Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Gunungkidul, Ashari Nurcholis, mengatakan, saat ini pembangunan kantor Dinkes telah memasuki tahap persiapan proses pengadaan barang dan jasa (PBJ) menggunakan mekanisme mini kompetisi melalui e-katalog. Pemerintah menargetkan kontrak pekerjaan dapat ditandatangani pada pertengahan Juli 2026.
“Akan segera berproses sehingga dapat segera terealisasi,” kata Ashari, Senin, (6/7/2026).
Bangunan gedung Dinas Kesehatan yang baru ini akan nantinya akan dua lantai dengan desain yang disesuaikan kebutuhan ruang kerja Dinas Kesehatan. Nilai pembangunan gedung tersebut diperkirakan mencapai Rp7,4 miliar.
“Layout bangunan sudah memperhitungkan kebutuhan ruangan yang akan digunakan oleh Dinas Kesehatan. Konsepnya merupakan bangunan perkantoran dua lantai,” jelasnya.

Sekretaris Bapperida Gunungkidul, Sugeng Prihartanta, mengatakan, pemindahan gedung perkantoran dari kawasan kota ke Siraman telah digagas oleh Pemkab Gunungkidul sejak beberapa tahun lalu. Dimulai dari dibangunnya kantor BPBD Gunungkidul, dan sejumlah unit pelaksana teknis. Kemudian tahun ini akan dilanjutkan dengan pembangunan gedung Dinas Kesehatan.
Menurutnya, sesuai dengan masterplan yang telah disusun oleh pemerintah daerah, ada sejumlah OPD yang masuk dalam rencana penataan kawasan tersebut. Diantaranya Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Perdagangan, Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Kalurahan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMKP2KB), Dinas Sosial, serta Dinas Pertanian.
“Untuk gedung Dinkes yang lama akan digunakan sebagai bangunan Puskesmas Wonosari I. Sedangkan bekas bangunan lainnya menyesuaikan perubahan kedepannya,” kata Sugeng.
Pembangunan kawasan perkantoran dilakukan secara bertahap menyesuaikan kemampuan keuangan daerah. Dalam perencanaan, target penyelesaian kawasan diproyeksikan dalam skenario optimistis sekitar 10 tahun, sedangkan skenario moderat hingga pesimistis berkisar 15 tahun.
“Belum tentu setiap tahun ada pembangunan. Pelaksanaannya akan disesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah,” ujarnya.
Ia menambahkan, masterplan kawasan perkantoran Siraman saat ini masih dalam proses reviuw oleh Bapperida. Nantinya akan diselaraskan dengan kondisi daerah dan kemampuannya.
Lebih lanjut ia menjelaskan, pada perencanaan awal selain pemindahan kompleks perkantoran menjadi menyentral di Siraman, pemerintah juga merencanakan pembangunan jalan lingkar yang menghubungkan kawasan Siraman menuju jalur Siraman-Siyono.
Akan tetapi seiring dengan berjalannya waktu dan kondisi keuangan daerah, rencana pembangunan jalur lingkar Siraman -Siyon dipastikan tidak dilanjutkan sebagai bagian dari kebijakan efisiensi anggaran.
“Akses menuju kawasan nantinya tetap akan memanfaatkan ruas Jalan Siraman-Paliyan yang telah tersedia,” tanda dia.
Penataan kawasan perkantoran terpadu ini bertujuan mempermudah pelayanan kepada masyarakat melalui pengelompokan OPD berdasarkan rumpun urusan pemerintahan. Selain meningkatkan koordinasi antarlembaga, konsep kawasan juga dirancang lebih terintegrasi dengan tetap mengedepankan prinsip pelestarian lingkungan sesuai semangat Program Alam Lestari yang diusung Pemerintah Kabupaten Gunungkidul.
“Penghitungan kebutuhan anggaran secara keseluruhan masih dalam proses penyusunan setelah adanya arahan dari Bupati Gunungkidul terkait pengembangan kawasan perkantoran tersebut,” tutupnya.
-
Uncategorized5 hari yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized4 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized4 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized4 minggu yang laluCiptakan Pilur Jujur dan Bersih, Dinas Awasi Lurah Petahana
-
Uncategorized4 minggu yang laluGelombang Tinggi di Pesisir Gunungkidul, Rusak Perahu Nelayan Hingga Warung
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized2 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua SPPG di Gunungkidul Belum Kantongi SLHS
