Uncategorized
Tak Cuma Perda, Warga Bisa Pantau Kerja DPRD Gunungkidul Lewat Layanan Digital
Wonosari, (pidjar.com) – Masyarakat Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), kini bisa lebih mudah memantau produk hukum dan aktivitas DPRD melalui layanan digital. Tak hanya peraturan daerah (perda), warga juga dapat mengakses berbagai informasi terkait kerja legislatif tanpa harus datang langsung ke kantor DPRD.
Digitalisasi tersebut dilakukan melalui penguatan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) DPRD Gunungkidul. Setiap produk hukum yang dihasilkan DPRD diunggah ke dalam sistem tersebut agar dapat diakses masyarakat secara cepat dan mudah.
Kepala Bagian Persidangan dan Perundang-undangan Sekretariat DPRD Gunungkidul, Nur Agus Basuki, mengatakan keterbukaan informasi publik menjadi salah satu alasan penguatan layanan JDIH.
“Melalui JDIH DPRD Gunungkidul, kami ingin masyarakat memahami isi dan tujuan setiap produk hukum,” kata Nur.
Nur menjelaskan berbagai produk hukum DPRD Gunungkidul dapat diakses melalui laman resmi JDIH. Dokumen tersebut antara lain perda, keputusan DPRD, serta sejumlah dokumen hukum lainnya.

Menurutnya, keberadaan JDIH membuat informasi hukum yang sebelumnya harus diperoleh dengan datang langsung ke sekretariat kini dapat diakses secara digital.
“Penguatan JDIH juga menjadi bagian dari komitmen DPRD Gunungkidul dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik dengan akses yang mudah ke masyarakat,” ujarnya.
Tak hanya produk hukum, informasi mengenai kegiatan DPRD Gunungkidul juga tersedia melalui laman resmi Sekretariat DPRD. Masyarakat dapat mengetahui aktivitas lembaga legislatif melalui kanal digital tersebut.
“Masyarakat dapat mengakses produk hukum DPRD melalui jdih-dprd.gunungkidulkab.go.id dan informasi kegiatan DPRD melalui setwan.gunungkidulkab.go.id,” katanya.
Ketua DPRD Gunungkidul Endang Sri Sumiyartini mengatakan keterbukaan informasi melalui JDIH tidak semata-mata berkaitan dengan transparansi dokumen hukum. Menurutnya, layanan tersebut juga dapat menjadi sarana edukasi agar masyarakat semakin memahami regulasi yang berlaku.
“JDIH tidak hanya menjadi sarana keterbukaan informasi publik, tapi juga dapat membantu dalam mengedukasi masyarakat akan pentingnya kesadaran hukum melalui regulasi yang telah dibentuk,” kata Endang.
Dia menjelaskan tugas DPRD tidak hanya berkaitan dengan pembentukan peraturan daerah. DPRD juga memiliki fungsi anggaran bersama bupati serta melakukan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan.
Selain itu, DPRD secara rutin melakukan penyerapan aspirasi masyarakat.
“Kami juga rutin melaksanakan penyerapan jaring aspirasi dari masyarakat,” ujarnya.
Dengan semakin mudahnya akses digital, masyarakat diharapkan tidak hanya mengetahui produk hukum yang dibuat DPRD. Warga juga dapat memahami tugas dan fungsi legislatif sekaligus ikut mengawasi jalannya pemerintahan daerah.
Penguatan JDIH pun diharapkan menjadi jembatan antara produk regulasi dan masyarakat. Dengan informasi yang mudah diakses, publik memiliki kesempatan lebih besar untuk memahami aturan, mengikuti kerja DPRD, hingga berpartisipasi dalam proses pembangunan di Gunungkidul.
-
Pemerintahan3 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized3 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Peristiwa3 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized4 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized1 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized2 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized2 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized3 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
-
Uncategorized2 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
