Uncategorized
Sempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
Semin,(pidjar.com)–Dua remaja warga Kalurahan Bulurejo, Kapanewon Semin babak belur setelah dikeroyok oleh sekelompok orang yang diduga merupakan anggota perguruan silat. Keduanya dipukuli secara membabi buta setelah diduga menyerempet kendaraan salah seorang pelaku. Kedua korban sendiri memilih untuk menempuh jalur hukum.
Kedua korban yakni DMP (16) dan Fahri Maulana (18), mengaku menjadi korban kekerasan yang diduga dilakukan sejumlah orang yang dikaitkan dengan salah satu perguruan silat.
Orang tua Fahri, Tri Rusmeini, mengatakan, persoalan tersebut bermula ketika anaknya bersama DMP dituduh menyerempet salah seorang terduga pelaku.
Menurutnya, kedua korban sebenarnya sudah berupaya menyelesaikan persoalan tersebut secara baik-baik dengan mendatangi rumah terduga pelaku untuk meminta maaf.
“Anak-anak awalnya dituduh menyerempet. Mereka kemudian punya inisiatif meminta maaf ke rumah,” kata Tri.
Namun, menurut Tri, persoalan justru berlanjut. Pada Sabtu malam (22/8/2026), kedua korban dijemput oleh dua orang yang disebut mendapat suruhan dari terduga pelaku.
Sesampainya di lokasi, korban mengaku bertemu dengan sejumlah orang. Tri mengatakan, berdasarkan cerita anaknya, beberapa orang di lokasi sedang mengonsumsi minuman keras.

Kedua korban kemudian disebut diminta membuat surat pernyataan. Dalam surat tersebut terdapat pernyataan terkait ajakan masuk ke perguruan silat.
“Anak saya cerita sebelum tanda tangan surat itu ada beberapa pilihan yang diberikan. Ada yang mengajak tarung bebas, ada yang mengajak balapan di JJLS dengan konsekuensi yang kalah akan dilindas lehernya, kemudian ada juga ajakan masuk perguruan silat,” ujar Tri.
Setelah itu, kedua korban dibawa ke sebuah lapangan. Di lokasi tersebut, korban mengaku mengalami pengeroyokan.
Tri mengaku sangat menyayangkan kejadian tersebut, terlebih salah satu korban masih berusia 16 tahun.
“Kami sebagai orang tua jelas tidak terima. Anak kami seharusnya bisa mendapatkan perlindungan, bukan justru mengalami kekerasan,” katanya.
Ia menegaskan keluarga tidak ingin persoalan tersebut berhenti begitu saja. Pihak keluarga telah membawa korban menjalani visum dan melaporkan perkara tersebut kepada kepolisian.
“Kami ingin kasus ini diusut sampai tuntas. Siapa saja yang terlibat harus diperiksa dan diproses sesuai hukum,” tegas Tri.
Hal senada disampaikan Jumadi, orang tua DMP. Ia mengatakan pihak keluarga memilih menyerahkan penanganan perkara kepada kepolisian dan berharap proses hukum berjalan secara objektif.
“Kami sudah menempuh jalur hukum. Harapan kami polisi mengusut kejadian ini secara jelas dan siapa yang terlibat bisa diketahui,” ujar Jumadi.
Sementara itu, Kapolsek Semin AKP Aris Sugiyanto mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap laporan tersebut.
“Untuk kasusnya saat ini masih kami dalami. Kami masih memanggil saksi-saksi terkait kejadian tersebut,” kata AKP Aris.
Menurutnya, proses pemeriksaan masih berjalan sehingga kepolisian belum menyimpulkan seluruh rangkaian kejadian maupun pihak-pihak yang bertanggung jawab.
“Kami masih mengumpulkan keterangan dan melakukan pendalaman. Nanti dari hasil pemeriksaan saksi-saksi akan kami lihat bagaimana peristiwa sebenarnya,” jelasnya.
AKP Aris juga menegaskan bahwa kepolisian akan menangani perkara tersebut berdasarkan fakta dan alat bukti yang ditemukan dalam proses penyelidikan.
Kasus ini kini menjadi perhatian karena salah satu korban masih di bawah umur. Polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan kronologi serta dugaan keterlibatan masing-masing pihak.
-
Uncategorized6 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized1 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya5 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized5 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial7 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized6 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized6 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
