Connect with us

Peristiwa

Sakit Prostat Kambuh, Parto Pilih Gantung Diri

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Rentetan aksi gantung nampaknya sedang terjadi di Gunungkidul. Pada hari ketujuh ini, kembali satu orang warga ditemukan tewas pada jeratan tali. Selama 7 hari di awal tahun 2019 ini, telah tercatat 4 nyawa melayang dengan cara yang semuanya sama, yaitu gantung diri.

Senin (07/01/2019) subuh tadi, Parto Dikromo (67) Padukuhan Karangduwet 2, Desa Karangrejek, Kecamatan Wonosari ditemukan gantung diri di depan teras rumahnya. Diduga, Parto nekat melakukan aksi ini lantaran depresi akibat sakit yang ia derita tak kunjung sembuh.

Kasi Humas Polsek Wonosari, Aiptu Sidik Purnomo membenarkan adanya insiden yang menggemparkan warga wilayah hukumnya itu. Aksi nekat yang dilakukan oleh Parto Dikromo tersebut diketahui sekitar pukul 04.00 WIB, oleh Anjar putranya. Kala itu Anjar terbangun untuk menanak nasi dan merebus air yang rencananya akan digunakan oleh Parto Dikromo mandi. Pasalnya hari ini mrupakan jadwal korban cek kesehatan di Rumah Sakit Sardjito.

Berita Lainnya  Longsor di Ponjong Serta Nglipar Rusak Talud Senilai Ratusan Juta dan Tembok Rumah Warga

Akan tetapi saat dia menenggok ke kamar ayahnya, tidak didapati Parto tertidur di kamarnya. Hal tak biasa itu kemudian membuat sang putra berinisiatif untuk mencari Parto. Baru sekejap pencarian, Parto langsung ditemukan. Kaget bukan main, Anjar mendapati ayahnya telah tergantung kaku di teras rumahnya. Tak kuasa melihat ayahnya dengan jeratan tali di leher, ia lantas berteriak minta tolong.

“Korban ditemukan masih dalam kondisi tergantung di kayu blandar. Tali yang digunakan adalah tali plastik,” kata Aiptu Sidik Purnomo, Senin pagi.

Parto ditemukan dengan pakaian lengkap termasuk menggunakan kain sarung maupun pakaian atasan. Sedangkan kondisi tubuhnya sendiri ketika ditemukan memang sudah dalam kondisi meninggal dunia dengan lidah tergigit dan sudah dalam kondisi kaku. Saat itu, aksi yang dilakukan Parto agak tertutup lantaran tepat di depan teras rumah korban dipasangi tikar yang terbentang dari tiang penyangga rumah.

Berita Lainnya  Hilang Kendali di Tikungan, Avanza Tabrak Pembatas Jalan dan Terbalik di Ladang Warga

Bedasarkan pemeriksaan yang dilakukan oleh tim medis dengan pihak kepolisian, tidak ditemukan adanya unsur kekerasan pada tubuh Parto Dikromo. Ia diduga kuat murni meninggal lantaran gantung diri. Dugaan sementara memang karena sakit prostat yang tak kunjung sembuh.

 

 

Kepala Desa Karangrejek, Marjana mengungkapkan beberapa hari ini memang korban diketahui mengeluh sakit. Pasalnya sakit yang selama bertahun-tahun diderita korban kembali kambuh. Sebenarnya hari ini merupakan jadwal untuk cek kesehatan di rumah sakit Sardjito namun korban terlebih dulu melakukan aksi gantung diri.

“Dulu sudah pernah operasi karena sakitnya itu, beberapa hari lalu periksa di Wonosari kemudian dapat rujukan untuk ke Sardjito untuk cek kembali dan melakukan tahap lanjut pemeriksaan,” papar Marjana.

Disinggung mengenai upaya yang akan dilakukan, ia mengatakan dalam waktu dekat akan melakukan pendampingan pada masyarakatnya yang mengalami sakit selama bertahun-tahun. Sebenarnya jajarannya telah memiliki kerjasama dengan sebuah lembaga untuk mengantisipasi aksi bunuh diri. Namun ternyata hari ini pihaknya kecolongan.

Berita Lainnya  Jatuh dari Tebing, Lansia Ditemukan Terapung Tak Bernyawa

“Sudah ada kerjasama pendampingan dengan kaum disabilitas, ODGJ, dan orang yang pernah melakukan percobaan bunuh diri. Memang seperti kecolongan untuk yang sakit belum terdamping. Besok lah, saya upayakan satu padukuhan satu pendamping,” terang dia.

Untuk kasus gantung diri sendiri, menurut Marjana di Karangrejek masuk dalam daftar sering ada aksi gantung diri maupun bunuh diri dengan cara lain. Dua tahun lalu misalnya, juga ada aksi semacam ini kemudian aksi-aksi lain dan disusul gantung diri oleh Parto Dikromo. Upaya-upaya akan terus dilakukan untuk menekan terjadinya aksi nekat di wilayahnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata3 jam yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler