Uncategorized
Bupati Pantau Langsung Kondisi Pariwisata Gunungkidul saat Lepas Dinas, Ini yang Jadi Catatan
Tepus,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sabtu (03/04/2020) siang kemarin Bupati Gunungkidul, Sunaryanta melakukan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi wisata di Pesisir Selatan Gunungkidul. Hal itu ia lakukan untuk mengetahui secara langsung kondisi pariwisata di tengah pandemi ini. Selain itu, ia juga tengah serius memikirkan terobosan yang pas guna menentukan kebijakan demi kemajuan pariwisata Bumi Handayani.
Kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com, Sunaryanta mengatakan bahwa ia mengunjungi sejumlah pantai di wilayah selatan. Adapun pantai yang ia kunjungi ialah, Kukup, Sepanjang, Krakal, Indrayanti dan beberapa pantai lain. Ia melakukan kegiatan itu tanpa didampingi satupun pejabat di lingkup Pemkab Gunungkidul.
“Saya sengaja di hari libur datang sendiri, untuk melihat kondisi di lapangan saat ini. Biar tidak hanya dilapori saja, tapi saya tahu bagaimana kondisi lapangan,” ujar Sunaryanta.
Lebih lanjut Sunaryanta menjelaskan, dari pengamatan yang dilakukan, ia melihat geliat pariwisata saat ini sudah mulai membaik. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya jumlah wisatawan yang datang ke Gunungkidul. Meski begitu, menurutnya mereka masih berasal dari wilayah DIY-Jateng.
“Saya lihat kondisi pariwisata sudah mulai normal, kunjungan wisatawan setiap destinasi mencapai ribuan. Ini salah satu bukti bahwa pariwisata telah bangkit, bagaimana kita membawanya lebih baik ke depan,” kata dia.

Adapun catatan yang ia perloeh selama kunjungan dadakan itu, berupa masih perlu ditingkatkannya fasilitas penunjang di masing destinasi wisata. Sebab, diakui tidak diakui, fasilitas seperti kamar mandi masih belum sesuai standar yang ada.
“Salah satunya ketersediaan kamar mandi. Saya menemukan kamar mandi tidak ada lubangnya, kemudian kebersihan juga sangat penting,” ucapnya.
Dalam waktu dekat ini ia juga akan melakukan komunikasi dengan sejumlah dinas terkait untuk membahas penataan kawasan pantai. Menurutnya, hal ini perlu menjadi prioritas untuk meningkatkan daya tarik wisatawan.
“Target kita nanti wisatawan mancanegara yang datang ke sini. Saat ini menunggu pandemi ini kita persiapan penataan, dimuali dari Baron ke timur. Jadi setelah wisatawan mancanegara bisa masuk akan kita tarik ke sini. Biar mereka habiskan uangnya di Gunungkidul, masyarakat sejahtera tentunya,” ucap Sunaryanta.
Menurutnya, lokasi wisata yang tidak dikeloa oleh investor juga haru melakukan inovasi serta peningkatan pelayanan. Sehingga kedepan terjadi pemerataan kunjungan wisatawan.
Ia mengatakan bahwa perlu adanya komunikasi serta sinergitas antara pengelola wisata dalam hal ini kelompok sadar wisata dengan pemerintah. Sehingga setiap permasalahan yang ada mampu dipikirkan bersama untuk mencari solusi.
“Kita perlu tingkatkan komunikasi antar semua elemen. Jika kemarin sudah bagus, kedepan kita tingkatkan lagi bersama-sama membangun Gunungkidul,” pungkas dia.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized4 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized2 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized3 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized5 hari yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized4 hari yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
