Uncategorized
Curi Kabel RRU Tower Telekomunikasi, Dua Pria Asal Semanu Dibekuk Polisi
Rongkop,(pidjar.com)— Dua pria masing-masing berinisial EK (35) dan FM (30), warga Candirejo, Kapanewon Semanu, Gunungkidul, diamankan polisi karena diduga mencuri kabel Remote Radio Unit (RRU) di sebuah tower telekomunikasi milik PT XL Smart di Kalurahan Semugih, Kapanewon Rongkop.
Kasat Reskrim Polres Gunungkidul AKP Tri Hartanto mengatakan, pencurian tersebut terjadi pada Senin (13/7/2026) dan diketahui sekitar pukul 06.45 WIB.
“Pelaku melakukan pencurian kabel RRU di tower telekomunikasi milik PT XL Smart,” kata Tri saat jumpa pers di Aula Patriatama Polres Gunungkidul, Selasa (1/9/2026) siang.
Menurut Tri, kedua pelaku terlebih dahulu masuk ke area tower dan melepas klem kabel yang berada di tray atau jalur kabel.
“FM membuka rak BTS menggunakan kunci yang sebelumnya sudah dimiliki EK. Rak itu dibuka untuk mematikan aliran listrik BTS,” jelasnya.

Setelah listrik dipastikan mati, lanjut Tri, EK memanjat tower dan memotong kabel RRU di bagian atas, sedangkan FM memotong kabel di bagian bawah.
“Setelah kabel terputus, EK turun. Kemudian bersama FM menarik kabel keluar dari area site, menggulungnya dan membawa menggunakan sepeda motor Honda Beat warna putih,” ungkapnya.
Tri menjelaskan, aksi tersebut dilakukan saat kondisi sekitar tower sepi. Kedua pelaku disebut beraksi sekitar pukul 00.30 WIB dengan menggunakan tang potong.
“Dalam menjalankan aksinya, pelaku menunggu situasi sepi kemudian memotong kabel RRU menggunakan tang potong,” ujarnya.
Pengungkapan kasus bermula ketika polisi menerima laporan pencurian kabel tower. Unit Resmob Satreskrim Polres Gunungkidul kemudian melakukan penyelidikan dan mengumpulkan informasi terkait dugaan pelaku.
“Dari penyelidikan, kami memperoleh informasi mengenai seseorang yang pernah menjadi pegawai PT Smart dan saat itu diketahui tidak memiliki pekerjaan tetap. Informasi tersebut kemudian kami dalami hingga mengarah kepada EK,” kata Tri.
Pada Minggu (23/8/2026), polisi menemui EK untuk melakukan klarifikasi. Dalam pemeriksaan, EK akhirnya mengakui perbuatannya dan menyebut FM sebagai rekannya.
“EK mengakui telah melakukan pencurian kabel di BTS site Rongkop bersama FM yang merupakan tetangganya,” jelas Tri.
Polisi kemudian memburu keberadaan FM hingga akhirnya kedua pria tersebut diamankan dan dibawa ke Polres Gunungkidul untuk menjalani pemeriksaan.
Dari hasil pemeriksaan, Tri mengatakan kedua tersangka mengaku berhasil mengambil lima helai kabel RRU, masing-masing dengan panjang sekitar 50 meter.
“Tidak hanya di lokasi tersebut. Dari hasil pemeriksaan, kami juga mendapatkan informasi bahwa keduanya diduga pernah melakukan pencurian di sejumlah site BTS lainnya,” ungkapnya.
Dalam menjalankan aksinya, kedua tersangka diduga telah menyiapkan sejumlah peralatan, antara lain tang potong, cutter, kunci Inggris, kunci pas ukuran 13 milimeter, kabel ties, sarung tangan dan tas ransel.
Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, yakni dua klem kabel RRU, potongan kabel RRU sekitar dua meter, dua tang potong kabel, dua pasang sarung tangan, cutter, kunci Inggris, kunci pas ring ukuran 13 milimeter, kabel ties, tas ransel merek Adidas serta Honda Beat tahun 2014 warna putih bernomor polisi AB 6138 HM yang diduga digunakan sebagai sarana.
“Atas perbuatannya, kedua tersangka kami jerat Pasal 477 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP mengenai tindak pidana pencurian dengan pemberatan,” kata Tri.
Keduanya terancam pidana penjara paling lama tujuh tahun.
-
Uncategorized3 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized2 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized4 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized4 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized4 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized3 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized3 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized3 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluKemarau Panjang, 53 Kejadian di Gunungkidul Hanguskan 51 Hektare
-
Uncategorized2 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
