Connect with us

Info Ringan

Delapan Tips Mendidik Anak Lebih Disiplin

Diterbitkan

pada

Jogja,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Setiap anak memiliki karakteristik, kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Tak jarang dalam mengarahkan anak, ia tidak mau mengikutinya. Namun, jangan dibiarkan terjadi terus menerus ya, karena bisa membuat anak menjadi manja dan merasa semua keinginannya harus dituruti. Lalu, apa ya cara yang tepat agar anak mau mendengar perkataan Anda dan pasangan? Yuk cektips mendidik anak agar patuh sejak kecil di bawah ini dilansir dari Zurich.

Tunjukkan Contoh yang Baik

Tips mendidik anak yang pertama adalah dengan menunjukkan contoh yang baik. Memang tidak ada orang tua sempurna, tapi sudah seharusnya Anda dan pasangan memberikan contoh yang baik pada anak di kehidupan sehari-hari. Bila Anda ingin anak bertutur kata yang lembut dan baik serta bersikap sopan,  maka Anda harus selalu bersikap yang sama sebagai panutan. Ingatlah jika orang tua merupakan contoh yang akan diikuti oleh anak hingga mereka dewasa.

Panggil Nama Anak

Saat memanggil anak juga sebaiknya dengan menyebut namanya, sehingga sang anak merasa dianggap dan dihargai oleh orang tua. Ketika menoleh dan memerhatikan Anda, katakan dengan baik apa yang diinginkan dari si kecil. Hindari untuk berteriak karena ini bukanlah cara mendidik anak yang baik. Bila kebiasaan ini dilakukan, malah membuat si Kecil merasa kesal dan takut terhadap Anda dan tidak mendengarkan perkataan Anda.

Bangun Kebiasaan untuk Mendengarkan 

Berita Lainnya  Indonesia Custom Show 2023 Hadirkan 125 Mobil dan 100 Motor Nyentrik

Cara mendidik anak yang baik perlu membiasakan diri untuk mendengarkan apa pun perkataan anak. Walau Anda memberi perintah kepadanya, tidak berarti Anda tidak mendengar alasan mereka. Bisa jadi anak sedang merasa lelah, sedang kesal dengan suasana sekolah, atau memiliki masalah dengan temannya, dan lain-lain. Bila Anda menunjukkan sikap mau mendengar keluhan mereka, akan membuat anak mendengar perintah Anda. Dengan mendengarkan anak juga akan membuatnya terbiasa mengemukakan pendapatnya.

Kenali Pemicu Emosi pada Anak

Orang tua harus tahu kapan dan penyebab anak sedang merasa kesal atau marah terhadap sesuatu. Jika ingin memberi perintah atau mengajarkan anak sesuatu jangan diwaktu-waktu tersebut ya. Jika anak sedang marah, coba berikan waktu untuknya tenang dan biarkan ia menjelaskan apa yang menyebabkannya marah. Barulah setelah anak merasa tenang, Anda bisa berbicara padanya, misalnya memberi perintah atau mengajarkan sesuatu.

Selalu Konsisten

Pola asuh yang diterapkan secara rutin dan konsisten akan membuat anak merasa lebih aman. Anak menjadi paham tentang apa yang diinginkan oleh Anda sebagai orang tuanya sehingga bisa bersikap lebih tenang ketika diberikan perintah. Contohnya, Anda melarang si Kecil untuk tidak menghabiskan makanannya secara berulang-ulang setiap hari secara konsisten, anak akan lebih memahami dan bersikap tenang untuk menghabiskan makanannya.

Berita Lainnya  Lewat 'The Life of Butoh', Butoh Jepang dan Indonesia Sukses Pukau Jogja

Sementara jika Anda tak konsisten, maka si kecil akan merasa bingung. Misalnya, hari ini Anda melarangnya untuk tidak menghabiskan makanannya. Sementara keesokan harinya Anda memperbolehkan anak untuk tidak menghabiskan makanannya. Hal ini akan membuat sinyal anjuran dan larangan yang membingungkan anak dan bisa memicu ia menjadi anak tidak patuh. Jadi, lakukan berkali-kali, hingga Anak mengerti dengan perintah yang Anda berikan dan ia akan menyerap perintah dan belajar melakukan hal yang sama.

Berikan Hukuman yang Sesuai pada Anak 

Kebanyakan orang tua merasa kasihan bila harus memberikan hukuman pada sang buah hati. Perlu dipahami, jangan takut jika anak akan berpikir memberi hukuman berarti Anda tidak sayang pada anak, tapi justru ini untuk menunjukkan sikap tegas dalam mendidiknya.  Hukuman yang diberikan jangan terlalu memberatkan, tapi hanya membuat si kecil belajar lebih patuh. Contohnya hukuman yang bisa diberikan pada anak adalah bawa si kecil ke kamarnya atau ke ruangan yang lebih privat. Lalu minta ia untuk diam selama lima menit di ruangan tersebut dan memikirkan apa yang telah ia lakukan selama beberapa saat. Anda juga bisa meminta anak untuk tenang dan berikan alasan mengapa ia tidak boleh melakukan kesalahan tersebut lagi.

Berita Lainnya  Tujuh Tips Memilih Tas

Jangan Membentak Atau Memarahi Si Kecil Saat Dia Tidak Mau Mendengar Perkataan Anda

Ketika anak melihat Anda marah dan membentaknya, yang tertangkap hanya bentuk emosi Anda saja dan anak tidak akan mendengar apa yang Anda katakan. Jadi, tetaplah bersikap tenang dan tatap mata anak dengan lembut dan ia pun akan merasa jika orang tuanya memberi perhatian, bukan amarah atau emosi negatif lainnya.

Berilah Apresiasi dan Pujian

Tips mendidik anak yang terakhir adalah memberi apresiasi dan pujian bila anak berhasil melakukan sesuatu atau mengikuti apa yang Anda minta dengan baik. Dengan begitu, anak akan merasa lebih bersemangat dan termotivasi.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis1 bulan yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler