Connect with us

Peristiwa

Ditinggal Tidur, Api Luluh Lantakkan Dapur dan Lumbung Jagung Milik Kupon

Diterbitkan

pada

Tanjungsari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Nasib nahas dialami oleh Kupon (55) warga Padukuhan Mojosari, Kalurahan Hargosari, Kapanewon Tanjungsari. Ia harus menanggung kerugian hingga jutaan rupiah setelah api berkobar di bagian belakang rumahnya pada Rabu (09/02/2022) tengah malam. Tak hanya bangunan dapur saja yang luluh lantak dilalap api, lumbung jagung miliknya juga ludhes. Beruntung dalam insiden ini, tak sampai menimbulkan korban jiwa maupun luka.

Kapolsek Tanjungsari, AKP Wawan Anggoro Cahyo, saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa kebakaran di wilayah hukumnya tersebut. Ia menerangkan jika kejadian bermula ketika Kupon sedang memasak air sekaligus mengasapi jagung yang berada di lumbung jagung di atas perapian pada Rabu sore sekitar pukul 18.30 WIB. Kemudian setelah melaksanakan sholat Isya, Kupon kembali menambah pengapian dengan bonggol jagung untuk mengasapi jagungnya. Ia lantas meninggalkannya untuk istirahat.

Berita Lainnya  Spanduk Ilegal Dukungan Kepada Sunaryanta Kembali Dipasang, NasDem Lapor Polda DIY

“Korban kemudian bangun sekitar pukul 23.30 WIB untuk mengecek perapiannya, tapi ketika ia ke dapur, api ternyata justru membesar,” ucap Wawan Anggoro, Kamis (10/02/2022) siang.

Karena kaget melihat api yang berkobar di dapurnya, Kupon lantas berteriak dan meminta pertolongan kepada warga sekitar. Tak lama kemudian, warga berdatangan ke rumah Kupon untuk membantu memadamkan api di dapurnya.

“Warga sekitar datang dan membantu korban memadamkan api, tidak berselang lama apinya bisa dipadamkan,” imbuh Wawan.

Dari pemeriksaan yang dilakukan, diketahui kejadian ini dipicu keteledoran korban saat mengasapi jagung sehingga pengapiannya merembet ke lumbung jagung. Korban sendiri selama ini tinggal sendirian karena anak-anaknya merantau di luar kota.

Berita Lainnya  Api Mengamuk di Katongan, Dapur Milik Suladi Luluh Lantak

Atas insiden ini, Kapolsek menghimbau agar warga lebih memperhatikan saat melakukan kegiatan yang berkaitan dengan sumber api.

“Kerugiannya berupa jagung, gaplek, atap dapur, dan lumbung jagung yang diperkirakan sebesar Rp. 5 juta,” tutupnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata6 hari yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

Berita Terpopuler