Peristiwa
Spanduk Ilegal Dukungan Kepada Sunaryanta Kembali Dipasang, NasDem Lapor Polda DIY
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Spanduk klaim dukungan partai NasDem kepada Calon Bupati Sunaryanto kembali terpasang. Hal ini merupakan peristiwa kedua yang terjadi setelah beberapa minggu silam, spanduk serupa telah terpasang di sejumlah titik. Adapun desain spanduk yang lama maupun yang baru terpasang sendiri sangat identik.
Pemasangan spanduk klaim dukungan ini tentunya membuat gerah jajaran dewan perwakilan daerah (DPD) Partai NasDem. Hal ini lantaran, partai peraup 9 kursi di DPRD Gunungkidul ini telah resmi mengusung pasangan Immawan-Martanty. Sejumlah tindakan kemudian diambil oleh pihak partai mulai dari pencopotan spanduk hingga pelaporan ke Polda DIY.
Ketua Garda Pemuda NasDem Gunungkidul, Ismail Ishom mengungkapkan, pihaknya sangat serius dalam menyikapi adanya pemasangan spanduk itu. Ia menegaskan bahwa spanduk pernyataan dukungan kepada Sunaryanto itu adalah ilegal. Pasalnya, selama ini dari partai tidak pernah menyerukan dukungan ke pihak tersebut bahkan NasDem memiliki calon tersendiri yang mereka usung yakni Immawan Wahyudi dan Martany Soenar Dewi.
“Spanduk itu ilegal. Kita sejak beberapa minggu lalu sudah lakulan pencopotan di sejumlah lokasi. Kemarin terpantau ada satu yang terpasang di Bleberan, Kapanewon Playen dan langsung kami copot,” kata Ismail Ishom, Selasa (08/09/2020).
Lebih lanjut ia mengatakan, selain garda muda Nasdem yang langsung bergerak cepat untuk penurunan, pihaknya juga mengerahkan kader di tingkat kapanewon untuk melakukan penyisiran di wilayah masing-masing. Jika ditemukan spanduk-spanduk ilegal langsung diminta untuk dilakukan pencopotan.
“Itu instruksi dari ketua DPD kader dan Garda Pemuda NasDem harus gerak cepat. Munculnya sejumlah spanduk ini sangat mengejutkan bagi kami, sampai sekarang bahkan kami juga belum tahu siapa pemilik spanduk-spanduk itu,” tambahnya.
Selain melakukan pencopotan, dari partai juga telah melakukan pelaporan ke Polda DIY melalui tim advokasi DPW NasDem DIY. Pelaporan ini dimaksudkan agar dapat terusut siapa pemasang dan pemilik spanduk itu, serta tujuan dari pemasangan spanduk tersebut.
Menurutnya dengan adanya spanduk ilegal tentu dapat merugikan NasDem. Pasalnya bisa saja untuk memecah belah kekuatan internal partai dan memecah dukungan masyarakat untuk calon yang mereka pilih.
“Bisa dikatakan ini adalah gerakan politik murahan untuk memecah belah,” imbuhnya.
Ia juga mengatakan, meski diterpa berbagai hal namun kader di NasDem tetap menjaga soliditasnya. Dengan adanya berbagai gerakan politik yang tujuannya untuk menghancurkan dan memecahbelah justru itu menjadi penyemangat tersendiri bagi internal Nasdem dan lainnya.
“Kan sudah jelas kita punya calon sendiri yang kita usung Immawan-Martanty. Ini merupakan calon yang memiliki peluang besar dalam pemenangan kontestasi Pilkada,” jelas Ishom.
Sementara itu, salah seorang Pengurus DPW NasDem DIY, Surya mengatakan dengan tegas spanduk itu bukan milik partai NasDem dan disebut ilegal. Untuk itu pihaknya meminta semua kader untuk bergerak melakukan penyisiran di wilayah masing-masing mengantisipasi semakin meluasnya isu-isu politik.
“Itu ilegal, Partai NasDem tidak pernah mendukung calon bupati tersebut,” ucap Surya.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized1 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized2 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
Uncategorized4 minggu yang laluMulai Oktober, Tujuh TPR Wisata Gunungkidul Terapkan Pembayaran Retribusi Cashless
-
event2 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
