Connect with us

Uncategorized

Niat Bersihkan Ladang Berujung Maut, Warga Ngestirejo Ditemukan Terbakar

Diterbitkan

pada

Tanjungsari,(pidjar.com)- Malang yang dialami oleh Somorejo (83) warga Padukuha Mendang, Kalurahan Ngestirejo, Kapanewon Tanjungsari. Niatnya untuk bersih-bersih ladang dan membakar dedaunan justru berujung maut. Ia ditemukan dengan luka bakar diseluruh tubuhnya dan meninggal setelah sempat mendapatkan penanganan medis Selasa, (11/08/2026).

Kapolsek Tanjungsari, AKP Agus Fitriyatna mengungkapkan, Selasa pagi sekitar pukul 10.00 WIB Somo Rejo pergi ke ladang Pilang yang berada di Padukuhan Mendang II, Kalurahan Ngestireni untuk membersihkan ladangnya. Saat itu, ia diantar oleh salah seorang keluarganya karena jarak lahan tersebut sekitar 4 km.

Sekitar pukul 15.00 WIB, keluarganya bermaksud menjemput Somo Rejo karena sudah sore. Sesampainya di ladang tersebut tidak ada aktivitas kemudian dicari-cari dan dipanggil namun tidak ada respon.

Berita Lainnya  Gempa di Pacitan Terasa Hingga Jogja, Perjalanan KA di Daop 6 Aman

Salah seorang keluarganya ini mendapati Somo Rejo dalam posisi terduduk bersandar di tanggul ladang dengan kondisi terbakar. Lansia tersebut kemudian dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis, namun karena kondisi lukanya cukup parah tidak bisa bertahan dan meninggal dunia.

“Saat ditemukan itu korban masih bernafas kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan. Luka bakar di tubuhnha 80 persen,” kata Kapolsek.

“Sempat dibawa ke rumah sakit namun kemudian dinyatakan meninggal dunia,” tandasnya.

Adapun diduga saat membersihkan ladang, sampah-sampah dedaunan dikumpulkan dan dibakar. Karena angin terlalu kencang dimungkinkan api hendak menjalar.

“Kemungkinan korban ini bermaksud memadamkan api agar tidak menjalar namun dengan kondisi korban yang sudah renta sehingga tidak bisa mengendalikan api dan justru tubuhnya yang ikut terbakar,” jelasnya.

Dengan adanya insiden ini, pihak kepolisian mengimbau agar warga berhati-hati saat beraktivitas. Utamanya saat melakukan pembakaran sampah agar tidak membahayakan diri sendiri.

Berita Lainnya  Kejar Kapal yang Terlepas, Nelayan 65 Tahun Hilang Terseret Arus di Tanjung Kesirat

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata5 hari yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

Berita Terpopuler