Uncategorized
Era Baru Birokrasi Gunungkidul, ASN Bisa Beri Penilaian kepada Pimpinan
Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabupaten Gunungkidul terus melakukan pembaruan sistem birokrasi melalui penerapan pola penilaian Aparatur Sipil Negara (ASN) yang lebih terbuka dan partisipatif. Lewat inovasi terbaru bernama G-TALENT FEEDBACK, proses evaluasi kinerja ASN kini tidak lagi hanya dilakukan oleh atasan, tetapi juga melibatkan rekan kerja hingga bawahan.
Sistem tersebut diperkenalkan dalam kegiatan sosialisasi fitur G-TALENT FEEDBACK yang telah terintegrasi dengan platform APIK LINUWIH milik BKPPD Gunungkidul di Wonosari.
Kepala Bidang Status, Kinerja dan Kesejahteraan Pegawai BKPPD Gunungkidul, Sunawan, mengatakan metode penilaian baru menggunakan konsep feedback 360 derajat. Melalui pola ini, setiap ASN memperoleh penilaian dari berbagai unsur di lingkungan kerjanya sehingga hasil evaluasi dinilai lebih objektif dan menyeluruh.
“Selama ini penilaian cenderung satu arah dari atasan kepada bawahan. Sekarang sistem memungkinkan adanya masukan dari rekan kerja maupun bawahan terhadap pimpinan,” kata Sunawan.
Menurutnya, data hasil penilaian nantinya akan dimanfaatkan sebagai dasar pemetaan talenta ASN, pengembangan kompetensi, hingga bahan pertimbangan promosi jabatan dan pengembangan karier pegawai.

G-TALENT FEEDBACK merupakan pengembangan tambahan dari APIK LINUWIH atau Aplikasi Pelayanan dan Informasi Kepegawaian Linuwih yang selama ini digunakan di lingkungan Pemkab Gunungkidul. Inovasi tersebut menjadi bagian dari penguatan sistem merit sekaligus percepatan implementasi manajemen talenta ASN.
Untuk menjaga keamanan data dan kerahasiaan penilai, sistem dilengkapi teknologi Multifactor Authentication (MFA) melalui APIK-2FA.
Sunawan menegaskan, penerapan sistem baru diharapkan mampu membangun budaya birokrasi yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel.
“Harapannya ASN dapat memanfaatkan fitur ini sebagai sarana evaluasi diri agar kualitas pelayanan kepada masyarakat semakin meningkat,” tambah dia.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Gunungkidul, Endang Sri Sumiyartini, menyampaikan dukungannya terhadap inovasi tersebut. Menurutnya, sistem penilaian yang terbuka akan membantu menciptakan lingkungan kerja yang lebih adil sekaligus meningkatkan profesionalisme aparatur pemerintahan.
“Penilaian ASN harus dilakukan secara objektif dan dapat dipertanggungjawabkan agar berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik,” tutur Endang.
-
Kriminal4 minggu yang laluDisiksa Dari Dipukuli Hingga Lukanya Dilumuri Garam, Remaja 17 Tahun Mengaku Sempat Diancam Ditembak Oknum
-
Peristiwa3 minggu yang laluPerempuan Muda di Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia dengan Seutas Tali Dipohon
-
Sosial3 minggu yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Sosial5 hari yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized3 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Pemerintahan3 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized4 minggu yang laluHeboh Bola Api Berekor Panjang Melintas di Langit Gunungkidul, Warga Kaitkan dengan Pulung Gantung Jelang Bulan Suro
-
Uncategorized7 hari yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Peristiwa4 minggu yang laluDalam Posisi Terduduk, Lansia 81 Tahun Ditemukan Gantung Diri di Belakang Rumah
-
Peristiwa3 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Uncategorized4 minggu yang laluCetak Sejarah di Moto3, Veda Dapat Hadiah Mobil Impian Dari Konglomerat
-
Uncategorized1 hari yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
