Politik
Giat Garda Pemuda NasDem Diramaikan Riuh Dukungan Terhadap Pasangan Wahyu-Suharno
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–DPD Partai NasDem Gunungkidul terus mempersiapkan diri menghadapi event akbar Pilkada Gunungkidul 2020. Minggu (06/07/2020) malam kemarin, jajaran pengurus partai memberikan pembekalan terhadap Garda Pemuda Nasdem untuk mulai bergerak mempersiapkan diri dalam memenangkan calon yang nantinya bakal diusung partai besutan Surya Paloh tersebut. Yang menarik, dalam pertemuan kader muda NasDem ini, aroma dukungan terhadap pasangan Wahyu Purwanto dan Suharno nampak menguat. Sebagaimana diketahui, hingga saat ini, Partai NasDem yang memiliki 9 kursi di DPRD Gunungkidul ini masih belum memutuskan siapa yang nanti akan mendamping Calon Bupati Wahyu Purwanto.
Ketua DPD Nasdem Gunungkidul, Suparjo menuturkan, dalam kegiatan ini diikuti puluhan relawan dari 18 kecamatan di Gunungkidul. Dalam pembekalan tersebut, ia mengaku bahwa relawan Garda Pemuda Nasdem ini harus siap menghadapi kebencanaan.
“Sebenarnya ini kegiatan untuk menguatkan pembekalan garda Nasdem agar tahu persis tugas kepentingan partai dan kepentingan sosial. Malam ini kegiatan memberikan bekal Garda NasDem di Gunungkidul tentang kebencanaan di Gunungkidul dan DIY pada prinsipnya,” ucap Suparjo.
Kendati demikian, pembekalan Garda Pemuda Nasdem ini diakuinya memang tak lepas dari isu politik menjelang Pilkada 2020. Untuk itu, Suparjo berharap, para kader muda ini juga langsung bergerak untuk memenangkan Pilkada Gunungkidul pada akhir tahun 2020 mendatang.
“Mungkin kalau slentingan kawan-kawan yang berbicara Pilkada, Garda pun harus segera mulai bergerak dan siap,” tandas Suparjo.

Terkait dengan kesiapan Pilkada sendiri, DPD Partai NasDem mengaku telah menyelesaikan tugasnya dalam tahap penjaringan calon bupati dengan mengusulkan tiga nama, yakni Wahyu Purwanto, Mayor Sunaryanto dan Budi Utama. Menurutnya, saat ini DPD tinggal menunggu rekomendasi dari DPP. Namun begitu, Suparjo juga tak menampik apabila nama Wahyu Purwanto sangat kuat untuk mendapatkan rekomendasi dari partainya.
“Terkait kesiapan Pilkada saat ini belum mendapatkan rekomendasi dari pusat. Untuk Pilkada belum ada keputusan hitam putih belum ada, kalau kami berharap secepatnya paling lambat Juli ini selesai harapan kita,” ucap Suparjo.
Di sela acara, sangat kerap terdengar teriakan Wahyu-Harno yang dilontarkan oleh para relawan. Sebagaimana diketahui, Wahyu Purwanto santer bakal diusung oleh partai NasDem. Kemudian di posisi wakil belakangan ini, Suharno kian naik daun dan menjadi bahan pembicaraan masyarakat.
Menanggapi hal itu, Suparjo mengaku bahwa saat ini kader paling potensial untuk mengisi kursi calon wakil dari internal partai ialah Suharno. Kendati demikian, pihaknya masih tetap menunggu rekomendasi dari DPP NasDem.
“Kader potensial dan dikehendaki masyarakat (untuk posisi wakil) dari internal partai ya Suharno, ini tanpa mengecilkan arti yang lain. Menurut saya dan kawan-kawan anggota paling senior itu dia,” ucap Suparjo.
Dalam kesempatan tersebut, kembali terdengar lontaran dukungan yang diserukan oleh kader partai, Ismail Isom yang juga sekaligus anggota DPRD Gunungkidul untuk mendukung Wahyu Suharno. Massa pun semakin semangat dengan memekikkan “Wahyu Harno Jos”.
Beberapa waktu lalu, pidjar-com-525357.hostingersite.com juga melakukan wawancara dengan Ismail Ishom terkait tanggapan pasangan Wahyu Purwanto di posisi calon Wakil Bupati. Ia menyebut bahwa sosok Suharno menjadi nama yang sangat pas untuk mendampingi Wahyu Purwanto dalam Pilkada 2020 mendatang. Meski Nasdem sendiri sampai saat ini juga belum mendeklarasikan koalisi maupun bakal pasangan calonnya.
“Secara matematis politik, Pak Harno paling ideal mendampingi pak Wahyu. Beliau kader paling potensial di NasDem, sehingga bisa mewakili kepentingan Nasdem ke depan,” ucap Ishom.
Lebih lanjut dikatakannya, Suharno saat ini memiliki basis massa yang solid dengan popularitas dan elektabilitas cukup tinggi. Sehingga akan menjadi mudah nantinya jika Suharno maju menjadi calon wakil bupati dari Partai NasDem.
“Apalagi beliau juga punya popularitas dan elektabilitas yang tinggi, kita berharap bisa bertarung untuk bisa memenangkan kontestasi pilkada,” paparnya.
Sebagai kader yang juga berhasil menyapu suara di Dapil I kala Pileg kemarin, Ishom mengaku akan all out mendukung calon yang diusung partai NasDem nantinya. Menurutnya, saat ini dirinya juga masih memiliki basis massa yang kuat sehingga perolehan suara saat Pileg kemarin diyakini masih sangat kompak.
“Saya akan all out, saya yakin suara kemarin masih solid dan akan semakin bertambah untuk pilkada nantinya,” tandasnya.
-
Uncategorized2 hari yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Sosial4 minggu yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Sosial2 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized4 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Uncategorized11 jam yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Pemerintahan4 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized2 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized6 hari yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized1 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Peristiwa4 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Pemerintahan1 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Uncategorized4 hari yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
