Connect with us

Sosial

Material Tak Kunjung Dikirim, Ratusan Warga Miskin Penerima Bantuan RTLH di Desa Ngalang Terkatung-katung

Diterbitkan

pada

Gedangsari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Lebih dari 460 KK penerima bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari Kementerian PUPR di Desa Ngalang, Kecamatan Gedangsari nasibnya terkatung-katung. Pasalnya, hingga saat ini, para warga miskin penerima bantuan tersebut tak kunjung dapat membangun rumahnya lantaran banyak bahan material yang tidak dikirim supplier. Bahkan ada warga yang rumahnya terlanjur dirobohkan namun tak bisa membangun lagi lantaran hanya dikirim pasir serta koral.

“Hingga saat ini hanya pasir dan batu split yang dikirim supplier. Nah pasirnya saja saya menilai tidak layak, sebab harusnya dikirim pasir Progo untuk pasangan batako ternyata yang dikirim ke sini pasir Kali Oya yang biasanya hanya untuk urug.” keluh Suk (identitas lengkap ada di redaksi.red) warga Padukuhan Nglaran, Desa Ngalang, Selasa (06/11/2018) siang.

Suk dan beberapa warga lainnya mengaku, saat sosialisasi dari Dinas PUPR Provinsi DIY dahulu mereka dijanjikan akan menerima bantuan RTLH senilai Rp 15 juta. Di mana dari jumlah tersebut warga akan menerima bantuan berupa bahan material senilai Rp 11,2 juta dan Rp 2,550 juta untuk upah tenaga kerja.

Berita Lainnya  Dua Minggu Operasi Zebra, Hampir 5.000 Pelanggar Lalu Lintas Terjaring Razia

“Harusnya dapat pasir, batako, kusen kayu, semen, besi dan lainnya. Jika ditotal harusnya menerima Rp 11,2 juta. Kenyataannya setelah dihitung-hitung dengan harga yang sudah di mark up sekalipun, kami hanya akan menerima bahan material senilai maksimal Rp 8 juta. Itupun saat ini baru pasir dan split yang dikirim,” celetuk warga lainnya.

Warga juga mengaku tidak berani berbicara banyak lantaran merasa takut dengan ancaman Kaderi, Kepala Desa Ngalang yang menyatakan akan mencatat warga yang dinilai rewel sebagai penerima bantuan RTLH dari pemerintah.

“Saat sosialisasi dahulu Pak Kades sudah ngomong suruh mencatat nama-nama warga yang rewel. Lha kami takut jika banyak cakap kepada orang luar akan dicoret dari daftar penerima bantuan,” ungkap warga.

Sementara itu menurut Supri, pendamping warga penerima bantuan RTLH Padukuhan Ngalaran menduga penyebab macetnya distribusi bahan material kepada warga lantaran pihak rekanan pemenang lelang dari Cilacap ingkar janji. Di mana untuk mensuplay beberapa bahan material seperti pasir, batako, kayu kusen dan batu split, rekanan tersebut menggandeng supplier lokal. Namun pada kenyataannya supplier lokal juga dibohongi alias tidak dibayar oleh rekanan pemenang lelang itu.

Berita Lainnya  Bangkitkan Wirausaha Berbasis Masyarakat, BLK Berikan Pelatihan Bidang Boga

“Contohnya di sini Mas Sutris itu mensuplay pasir dan batu split. Dia sudah keluar modal hingga ratusan juta rupiah untuk pengadaan material tersebut. Namun setelah barang terkirim ternyata tak kunjung dibayar oleh rekanan yang bernama Parmin asal Cilacap tersebut,” jelasnya.

Untuk kayu kusen pun, Supri menilai kualitas yang dikirimkan sangat rendah. Masalahnya dalam RAB tidak disebutkan spesifikasi khusus yang menyatakan kelas kayu.

“Pokoknya berbunyi kusen dari kayu. Sehingga kayu tahun yang masih muda pun dibikin kusen. Itu sebagian sekarang barangnya numpuk di pojok Balai Desa Ngalang. Lihat saja kualitasnya baik atau buruk,” terang Supri.

Kusen berkualitas buruk yang rencananya akan dikirimkan kepada warga penerima bantuan RTLH yang saat ini teronggok di Balai Desa Ngalang

Sementara itu, Sutris, pengusaha batako sekaligus supplier pasir dan batu split membenarkan jika dirinya tak melanjutkan distribusi bahan material kepada warga penerima bantuan RTLH. Dia berharap rekanan pemenang lelang harus memenuhi kewajibannya membayar bahan material yang sudah terlanjur didistribusikan sebelumnya.

Berita Lainnya  Siklon Veronica Muncul, Hujan Diperkirakan Akan Turun Dalam Beberapa Hari ke Depan

“Jika belum dibayar ya saya nggak bisa melanjutkan pengiriman bahan material tersebut kepada warga. Janjinya sih awal November akan dilunasi,” jelasnya.

Saat dikonfirmasi, Kaderi, Kepala Desa Ngalang dengan tegas menolak tudingan warga jika dirinya melakukan intimidasi dan terlibat dalam pengadaan kayu untuk RTLH.

“Saya tidak pernah melakukan intimidasi. Maksud saya warga yang rewel itu dicatat adalah agar bisa dicarikan solusi, bukan untuk dicoret sebagai penerima bantuan,” bantahnya.

Di sisi lain Kaderi menuding jika Parmin, dari PT Putra Pita selaku rekanan Dinas PUPR DIY yang telah melakukan wan prestasi alias ingkar dari tanggung jawab dari kontrak. Seharusnya awal November 2018 batas akhir kontrak namun hingga kini tidak kunjung dilaksanakan kewajibannya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Optimalisasi TKP Senopati, Pemkot Siapkan Pangkalan Becak dan Andong untuk Mudahkan Wisatawan

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4   Jogja,(pidjar.com)– Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta bergerak cepat menyiapkan penataan baru di kawasan Tempat...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Wisatawan Pantai Krakal Keluhkan Bawa Tikar Sendiri Tetap Dipungut Uang Sewa, Ini Respon Dinas

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul saat ini menjadi primadona bagi wisatawan luar daerah untuk mengisi waktu libur panjang mereka. Dalam setiap momen...

Pantai gunungkidul Pantai gunungkidul
Pariwisata3 bulan yang lalu

Menikmati Pesona Baru Pantai Sepanjang yang Memikat Wisatawan Berkunjung ke Gunungkidul

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari,(pidjar.com)– Berbicara tentang pantai di Kabupaten Gunungkidul memang tidak ada habisnya. Pasalnya, daerah ini memiliki puluhan pantai dengan keindahan...

Berita Terpopuler