Pemerintahan
Mitigasi Bencana, Pemkab Gunungkidul Bangun Shelter di Sejumlah Daerah Rawan Longsor
Wonosari,(pidjar.com)– Kondisi Gunungkidul yang rawan bencana utamanya longsor di kawasan utara mendorong pemerintah untuk melakukan mitigasi secara lintas sektoral. Dari Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, sejak beberapa tahun terakhir berupaya membangun shelter di sejumlah kawasan yang rawan bencana, sehingga gedung tersebut dapat digunakan untuk pengungsian saat bencana terjadi.
Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman DPUPRKP Gunungkidul, Nurgiyanto mengatakan, saat ini Gunungkidul memiliki 3 bangunan shelter yang dibangun di zona utara. Mengingat kawasan tersebut sangat rawan bencana tanah longsor karena kontur tanah dan kondisi geografis yang berbeda dibandingkan kawasan kota dan sisi selatan.
“Ada tiga yang sudah dibangun yakni di Candirejo Kapanewon Semin, Katongan Kapanewon Nglipar, dan Tegalrejo, Kapanewon Gedangsari,” kata Nurgiyanto, Senin, (09/03/2026).
Ia menjelaskan meski telah memiliki 3 shelter namun hal tersebut dirasa masih kurang. Mengingat kawasan utara tingkat kerawanannya sangat tinggi. Untuk itu pemerintah kembali membangun shelter pengungsian di wilayah Serut, Gedangsari. Dimana pembebasan lahan hingga pembangunannya dengan anggaran Rp 350 juta sudah dimulai tahun lalu.
“Untuk di Serut sudah sejak tahun lalu berproses, tahun ini kami plot kan anggaran untuk penyelesaiannya. Anggarannya sekitar Rp 200 juta,” jelasnya.
Sedangkan di APBD Perubahan 2026 mendatang, pemerintah kabupaten berencana akan melakukan pembebasan lahan untuk pembangunan gedung shelter di Kalurahan Rejosari, Semin.
“Seandainya disetujui pembelian tanah di APBD Perubahan 2026 dan fisik di tahun 2027 itu juga tergantung kesediaan anggaran. Untuk nominalnya berapa ini belum pasti,” jelasnya.
Pembangunan shelter dirasa sangat penting untuk dapat menampung para korban bencana untuk sementara waktu apa bila kondisi di lokasi terdampak bencana masih belum aman untuk ditinggali kembali.
Sementara itu, beberapa waktu lalu Kepala DPUPRKP Gunungkidul, Rakhmadian Wijayanto mengatakan, saat terjadi bencana banjir dan tanah longsor di Apdukuhan Jono, Kalurahan Tancep, Kapanewon Ngawen tercetus rencana pembangunan shelter yang diinstruksikan oleh Bupati Gunungkidul.
Namun ia mengungkapkan apabila rencana tersebut masih membutuhkan tahapan dan perencanaan yang panjang. Sehingga tidak bisa langsung dieksekusi menggunakan anggaran tahun ini maupun tahun depan.
“Belum bisa kalau untuk dalam waktu dekat kan harus ada perencanaan dulu. Tahun ini kita menyelesaikan pembangunan shelter Serut, Kapanewon Gedangsari dan pembebasan tanah untuk shelter Rejosari, Semin,” jelas Rakhmadian Wijayanto.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized6 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
Uncategorized4 minggu yang laluMulai Oktober, Tujuh TPR Wisata Gunungkidul Terapkan Pembayaran Retribusi Cashless
