Connect with us

bisnis

Ninja Xpress Dorong UMKM Jogja go Global, Akses Ekspor Jadi Kunci Pertumbuhan

Diterbitkan

pada

Jogja,(pidjar.com)– Peluncuran layanan ekspor Ninja Cross Border “From Indonesia to the World” oleh Ninja Xpress di Yogyakarta dinilai menjadi momentum penting dalam memperkuat ekonomi lokal berbasis UMKM. Kota ini kembali menegaskan perannya sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi kreatif di Indonesia yang siap menembus pasar global.

Yogyakarta selama ini dikenal memiliki ekosistem UMKM yang kuat, ditopang sektor pendidikan, pariwisata, serta budaya. Ribuan pelaku usaha di bidang kerajinan, fesyen, hingga kuliner menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat.

Kontribusi UMKM terhadap ekonomi tidak hanya terlihat secara nasional, tetapi juga nyata di tingkat daerah seperti Yogyakarta. Karakter produk yang khas, mulai dari batik, kerajinan tangan, hingga produk berbasis budaya menjadi nilai tambah yang sulit ditiru oleh negara lain.

VP Head of Sales Ninja Xpress, M Yan Mallino, menyebut bahwa potensi ekonomi lokal berbasis UMKM sebenarnya sudah sangat kuat, namun masih perlu didorong dari sisi akses pasar.

Berita Lainnya  Sambut HUT kemerdekaan RI ke-79 Bueno Colombo Hotel Yogyakarta Tawarkan Promo Spesial

“Kalau kita bicara kualitas dan keunikan, produk UMKM Jogja itu sangat kompetitif. Permintaan dari luar negeri juga ada. Tantangannya adalah bagaimana pelaku usaha ini bisa mengakses pasar global dengan lebih mudah,” ujarnya di Sleman City Hall (26/4/26).

Selama ini, banyak pelaku UMKM di Yogyakarta masih berfokus pada pasar domestik. Padahal, pasar internasional menawarkan peluang yang jauh lebih besar, terutama untuk produk-produk kreatif. Kendala utama yang dihadapi pelaku usaha antara lain persepsi bahwa ekspor itu rumit, membutuhkan modal besar, serta proses logistik yang tidak sederhana.

Melalui layanan Ninja Cross Border, hambatan tersebut coba dipangkas. Dengan tarif yang lebih terjangkau, minimum pengiriman kecil, serta dukungan logistik menyeluruh, UMKM kini dapat mulai mengekspor produknya bahkan dalam skala kecil.

Berita Lainnya  Jual Premium Kepada Pengepul, SPBU di Kecamatan Playen Akhirnya Disanksi Pertamina

“Sekarang kirim satu barang pun sudah bisa ke luar negeri. Jadi ini bukan lagi sesuatu yang sulit atau eksklusif,” kata Yan

Ia menambahkan kemudahan akses ekspor diyakini akan memberikan efek berganda (multiplier effect) bagi ekonomi lokal. Peningkatan permintaan dari luar negeri berpotensi mendorong kenaikan kapasitas produksi UMKM, penyerapan tenaga kerja lokal, penguatan rantai pasok berbasis komunitas, hingga peningkatan pendapatan pelaku usaha.

Head of Business Development/Sales Lincah.id, Raden Bayu Nurhadi Natawidjaya, menegaskan bahwa akses global menjadi kunci agar UMKM tidak stagnan di pasar lokal.

“UMKM Jogja punya kekuatan di kreativitas dan cerita produknya. Kalau akses pasar global dibuka, ini bisa menjadi lompatan besar untuk meningkatkan daya saing dan ekonomi daerah,” jelasnya.

Berita Lainnya  Melirik Potensi Semangka dan Melon, Taruna Tani Ubet Hasilkan Puluhan Juta

Dari tren yang ada, produk fesyen menjadi salah satu komoditas unggulan yang paling diminati pasar global. Selain itu, produk herbal dan berbagai barang kreatif khas Indonesia juga mulai menunjukkan peningkatan permintaan. Hal ini memperkuat posisi Yogyakarta sebagai daerah dengan potensi ekspor berbasis ekonomi kreatif yang besar.

Peluncuran layanan ini juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk mendorong UMKM naik kelas, dari skala lokal menuju pemain global.
Dengan dukungan logistik yang semakin terintegrasi, pelaku UMKM tidak hanya didorong untuk bertahan, tetapi juga berkembang dan bersaing di pasar internasional.

“Dengan akses yang lebih mudah, kami ingin UMKM Jogja tidak hanya kuat di lokal, tapi juga bisa dikenal di dunia,” tutup Yan. (Rosa)

Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata6 hari yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler