Connect with us

Pemerintahan

Panen Raya Padi di Gunungkidul, Pemkab Janjikan Genjot Bantuan Untuk Petani

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar.com)–Kabupaten Gunungkidul dikenal sebagai penghasil padi serta palawija dengan jumlah yang besar. Sektor pertanian Gunungkidul sendiri memang memiliki lahan yang cukup luas. Saat ini, petani di daerah ini sudah mulai melakukan panen raya khususnya padi.

Sekretaris Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Raharjo Yuwono mengatakan, panen padi di Kabupaten Gunungkidul sudah mulai sejak Januari kemarin dan diperkirakan akan berlangsung sampai akhir Februari 2026 mendatang.

Pada pertengahan Januari kemarin, petani lahan kering atau padi gogo khususnya di wilayah selatan sudah melakukanbpanen padi. Ia mencontohkan, di wilayah Ngestirejo lahan seluas 1.300 meter persegi yang ditanami padi varietas Pajajaran mampu menghasilkan 28 karung gabah atau sekitar 700 kilogram gabah kering panen (GKP). Menurutnya jika dihitung maka produktifitasnya mencapai 5,3 ton gabah kering giling (GKP) per hektarnya.

Berita Lainnya  Diperkirakan Melonjak Drastis, DLH Nyatakan Siap Tangani Sampah Libur Akhir Tahun

Kemudian di wilayah Pucung, Girisubo, produktifitas mencapai 5 ton GKP per hektar dengan varitas padi M70D. Sedangkan di wilayah Purwosari, varietas Segreng Handayani mampu menghasilkan padi gogo 3,5 ton GKP per hektar.

“Diperkirakan profitas rata-rata padi gogo bisa mencapai kisaran 5 ton per hektar,” kata Raharjo Yuwono.

Pada musim tanam pertama 2025/2026 Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul mencatat luas tanam padi mencapai 42.743 hektar.

“Kalau untuk estimasi produktivitas padi se Kabupaten Gunungkidul saat ini masih dalam proses perhitungan kami,” jelasnya.

Senin, (09/02/2026) petani di Kapanewon Semin melakukan panen raya padi bersama dengan Bupati Gunungkidul. Adapun datanya, pada Februari 2026 luas lahan padi yang akan dipanen seluas 3.797 hektare dengan varietas padi yang beragam.

Berita Lainnya  Dilaporkan Hanya Rusak Ringan, Bangunan SD Kanigoro II Ternyata Hampir Ambruk

Keberhasilan panen padi di wilayah ini ditunjukkan dengan capaian varietas Ciherang dan Inpari 32. Dua varietas tersebut mampu menghasilkan rerata 7,52 ton per hektare Gabah Kering Panen (GKP) atau setara dengan 6,5 ton per hektar Gabah Kering Giling (GKG).

Sementara itu, Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, mengatakan, untuk mendukung sektor pertanian dan menuju swasembada pangan pemerintah berupaya penuh dalam memberikan bantuan, baik berupa benih maupun peralatan.

Dicontohkan, pada tahun 2025 lalu pemerintah mrmberikan bantuan berupa benih padi sebanyak 108,3 ton. Kemudian disusul dengan disalurkannya pupuk subsidi yang mencapai 11.727 ton Urea dan 11.742 ton NPK.

Tak hanya itu, bantuan alsintan berupa unit combine harvester, pompa air, dan hand sprayer melalui dana APBN serta aspirasi DPR RI. Termasuk mengupayakan pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) dan jembatan yang dikomunikasikan dengan pemerintah pusat.

Berita Lainnya  Bakal Dipasang Kabel Fiber Optik, Internet di Balai Kalurahan Bakal Lebih Cepat

“Semangat gotong royong dan kolaborasi antara petani, pemerintah, dan pihak legislatif. Mari kita wujudkan pertanian yang maju dan modern. Bukan hanya padi melainkan kami harapkan petani dan masyarakat umum menanam apa yang dimakan, dan memakan apa yang kita tanam,” terang Bupati Endah.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata3 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis1 bulan yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler