fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Kendalikan Harga Pangan, Dinas Segera Selenggarakan Operasi Pasar

Diterbitkan

pada

BDG

Wonosari, (pidjar.com)– Guna menstabilkan harga bahan pokok di pasaran, Dinas Perdagangan Gunungkidul berencana melaksanakan operasi pasar dalam waktu dekat ini. Terlebih, sekitar dua bulan lagi bulan puasa akan segera tiba yang identik dengan naiknya harga komoditas pokok di pasaran.

Kepala Dinas Perdagangan Gunungkidul, Kelik Yuniantoro, menyampaikan diselenggarakannya operasi pasar bertujuan untuk menjaga harga komoditas pokok di pasaran agar tetap stabil. Rencananya, pihaknya akan mulai menggencarkan operasi pasar bulan Februari mendatang hingga menjelang bulan puasa.

“Beberapa komoditas saat ini terpantau naik di pasaran,” kata Kepala Dinas Perdagangan Gunungkidul, Kelik Yuniantoro, Senin (30/01/2023).

Dalam pelaksanaan operasi pasar, pihaknya akan menggandeng Bulog. Sejumlah komoditas pokok dengan harga murah pihaknya siapkan saat menggelar operasi pasar seperti beras, gula pasir, minyak goreng, telur ayam, termasuk Minyakita yang merupakan brand dari Kementerian Perdagangan.

“Beberapa komoditas yang naik karena persediannya minim di pasar yang tidak sebanding dengan permintaan masyarakat,” sambungnya.

Berita Lainnya  Kerumunan di Rumah Makan Jadi Kendala Penerapan PSTM di Gunungkidul

Sementara itu, Kepala Seksi Distribusi, Dinas Perdagangan Gunungkidul, Retno Utami, menjelaskan jika dari informasi yang ia terima saat ini pedagang memang kesulitan mendapatkan minyak goreng merek Minyakita. Menurutnya, hal itu kemungkinan disebabkan adanya pengurangan jumlah produksi yang dilakukan oleh produsen. Dari pantauan yang ia lakukan, harga Minyakita di Gunungkidul saat ini bisa mencapai Rp. 17 ribu per liternya.

“Harga Eceran Tertinggi Minyakita itu Rp. 14 ribu per liter. Tapi ini tidak mempengaruhi ke minyak goreng jenis lainnya,” ucap Retno.

Minyak goreng merek lainnya di pasaran pun terpantau di harga Rp. 19 ribu sampai Rp. 20 ribu per liternya. Sedangkan minyak goreng tanpa merek masih stagnan Rp. 15 ribu untuk er liternya.

Berita Lainnya  Tak Diblack List Akibat Proyek Molor, Rekanan Proyek RS Bedoyo dan Gedung BPBD Didenda 5%

“Rencananya operasi pasar pada 1 Februari mendatang yang akan menyediakan beras murah dari Bulog di Genjahan, Ponjong. Jenis berasnya medium dengan kuota sebanyak 2 ton,” pungkasnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler