Peristiwa
Pembunuh Ibu Kandung Lari ke Gunungkidul, Petugas Gabungan Sisir Kawasan Tebing Curam
Girisubo,(pidjar.com)–Perburuan terhadap AS (30), warga Ponorogo, Jawa Timur, terduga pelaku pembunuhan ibunya yang terjadi beberapa waktu lalu terus berlangsung. Pelaku sendiri diketahui langsung menghilang pasca kejadian memilukan tersebut. Diduga, pelarian sang pembunuh ibu kandung itu telah sampai ke Gunungkidul. Hingga saat ini, aparat gabungan dari Polres Ponorogo, Polres Gunungkidul, Polsek Girisubo, hingga tim SAR masih terus melakukan penyisiran di kawasan Tebing Watusigar, Padukuhan Ngasem, Kalurahan Tileng, Kapanewon Girisubo, lokasi pelaku terakhir kali terlihat.
Kapolsek Girisubo AKP Agus Supriyanta mengungkapkan, pencarian dilakukan secara intensif dengan melibatkan tim gabungan lintas wilayah. Unsur yang terlibat antara lain Satreskrim Polres Ponorogo, Polres Gunungkidul, Polsek Girisubo, Tim SAR, serta dukungan warga setempat yang memahami medan ekstrem Watusigar.
“Pencarian dilakukan sejak pukul 10.00 WIB sampai 16.00 WIB dengan menyisir area tebing dan sekitarnya,” ujar AKP Agus.
Meski terduga pelaku belum ditemukan, aparat mengamankan sejumlah barang yang diduga kuat milik AS. Barang-barang tersebut meliputi satu unit telepon seluler, handuk, jaket, dan earphone. Temuan ini memperkuat dugaan bahwa AS sempat berada di lokasi sebelum menghilang.
“Untuk AS belum diketemukan. Namun kami menemukan beberapa barang milik AS,” tegas AKP Agus.

Keempat barang tersebut ditemukan di sekitar 70 meter di bawah Tebing Watusigar. Adapun kawasan tersebut memang berada di medan sangat curam dan berbahaya. Sehingga kemudian proses penyisiran sendiri sedikit tersendat.
“Keluarga pelaku sudah memastikan bahwa barang-barang tersebut benar milik AS. Untuk barang bukti sendiri telah diamankan personel dari Polres Ponorogo,” imbuhnya.
Terkait kelanjutan operasi, AKP Agus menegaskan bahwa pengejaran masih terus dilakukan. Pencarian diperluas dengan melibatkan Tim SAR TNI AL dan Polairud. Namun ketika disinggung kemungkinan AS melakukan aksi bunuh diri dengan terjun ke laut, Agus masih enggan menjelaskan lebih lanjut. Ia hanya menyebut bahwa penyisiran hanya dilakukan di kawasan darat.
“Operasi SAR untuk di laut belum dilakukan karena belum ada kepastian yang menguatkan bahwa yang bersangkutan terjun ke laut,” pungkasnya.
-
Kriminal4 minggu yang laluDisiksa Dari Dipukuli Hingga Lukanya Dilumuri Garam, Remaja 17 Tahun Mengaku Sempat Diancam Ditembak Oknum
-
Peristiwa3 minggu yang laluPerempuan Muda di Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia dengan Seutas Tali Dipohon
-
Sosial3 minggu yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Sosial5 hari yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized3 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Pemerintahan3 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized4 minggu yang laluHeboh Bola Api Berekor Panjang Melintas di Langit Gunungkidul, Warga Kaitkan dengan Pulung Gantung Jelang Bulan Suro
-
Uncategorized7 hari yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Peristiwa4 minggu yang laluDalam Posisi Terduduk, Lansia 81 Tahun Ditemukan Gantung Diri di Belakang Rumah
-
Peristiwa3 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Uncategorized4 minggu yang laluCetak Sejarah di Moto3, Veda Dapat Hadiah Mobil Impian Dari Konglomerat
-
Uncategorized1 hari yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
