bisnis
Pengusaha Kacang Bawang dan Mete Banjir Pesanan
Karangmojo,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Datangnya bulan Ramadhan membawa berkah bagi usaha kecil menengah di Gunungkidul, salah satunya ialah produsen kacang bawang dan kacang mete. Permintaan akan dua produk tersebut naik signifikan dibanding bulan-bulan biasanya.
Salah satu produsen kacang mete, Lestari menyampaikan naiknya permintaan konsumen mulai dirasakan menjelang datangnya bulan puasa. Tak hanya memproduksi kacang mete saja, dirinya juga memproduksi kacang bawang untuk dipasarkan ke masyarakat.
“Permintaannya naik sekitar tiga kali lipat, tentu omzet ikut bertambah,” ucap warga Kalurahan Gedangrejo, Kapanewon Karangmojo itu, Senin (10/4/2023).
Naiknya permintaan kedua produk tersebut membuat harganga juga ikut mengalami kenaikan. Ia mencontohkan seperti harga kacang mete mentah utuh yang tadinya antar Rp. 135 ribu sampai Rp. 140 ribu kini naik menjadi Rp. 150 ribu per kilogramnya. Sedangkan kacang mete yang matang saat ini mencapai Rp. 150 ribu hingga Rp. 165 ribu per kilogramnya.
“Harga bervariasi, pertimbangannya mengenai kualitas,” imbuhnya.

Ditambahkannya, harga kacang metemu matang belah saat ini menjadi Rp. 110 ribu. Sementara kacang bawang satu kilogramnya saat ini berkisar Rp. 60 ribu. Ia memasarkan produknya tak hanya di Gunungkidul saja, namun juga luar Gunungkidul ia bidik untuk memperluas pangsa pasarnya. Permintaan produknya sering datang dari Semarang, Sukabumi, Bandung, hingga Jepara.
“Pasarnya tidak hanya di Gunungkidul saja, tapi juga diluar banyak datang permintaan,” jelasnya.
Untuk mencukupi kebutuhan bahan bakunya, ia mengandalkan kacang mete dari Gunungkidul. Menurutnya, kualitas kacang mete asal Gunungkidul sangat bagus dan sudah diakui secara rasa yang memiliki rasa gurih dan manis. Ia berjejaring dengan petani kacang mete yang tersebar di berbagai penjuru Gunungkidul untuk mencukupi produksinya.
“Bukan hanya soal rasa, kacang mete Gunungkidul juga dikenal tahan lama sampai enam bulan. Untung mencukupi produksi kami berjejaring dengan petani dan juga menambah tenaga pengolah dan pengupas saat permintaan naik,” tutup Lestari.
-
Pemerintahan3 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized4 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Peristiwa3 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized4 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized2 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized2 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized2 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
-
Uncategorized2 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized3 minggu yang laluTNI Bangun 9 Jembatan Garuda di Gunungkidul, Hubungkan Kawasan Terpencil
