fbpx
Connect with us

bisnis

Tingkatkan Nilai Jual, KWT Siyono Wetan Olah Ketela Jadi Mie

Published

on

Tingkatkan Nilai Jual, KWT Siyono Wetan Olah Ketela Jadi Mie 145
Tingkatkan Nilai Jual, KWT Siyono Wetan Olah Ketela Jadi Mie 146 Tingkatkan Nilai Jual, KWT Siyono Wetan Olah Ketela Jadi Mie 147 Tingkatkan Nilai Jual, KWT Siyono Wetan Olah Ketela Jadi Mie 148 Tingkatkan Nilai Jual, KWT Siyono Wetan Olah Ketela Jadi Mie 149 Tingkatkan Nilai Jual, KWT Siyono Wetan Olah Ketela Jadi Mie 150 Tingkatkan Nilai Jual, KWT Siyono Wetan Olah Ketela Jadi Mie 151 Tingkatkan Nilai Jual, KWT Siyono Wetan Olah Ketela Jadi Mie 152 Tingkatkan Nilai Jual, KWT Siyono Wetan Olah Ketela Jadi Mie 153 Tingkatkan Nilai Jual, KWT Siyono Wetan Olah Ketela Jadi Mie 154 Tingkatkan Nilai Jual, KWT Siyono Wetan Olah Ketela Jadi Mie 155 Tingkatkan Nilai Jual, KWT Siyono Wetan Olah Ketela Jadi Mie 157 Tingkatkan Nilai Jual, KWT Siyono Wetan Olah Ketela Jadi Mie 158 Tingkatkan Nilai Jual, KWT Siyono Wetan Olah Ketela Jadi Mie 159

Playen,(pidjar.com)–Sabtu (20/02/2021) sore, sejumlah ibu-ibu Kelompok Wanita Tani Puji 21 di Padukuhan Siyono Wetan, Kalurahan Logandeng, Kapanewon Playen nampak disibukan dengan berbagai aktivitas. Ada yang menguleni tepung ketela, ada juga yang mengulir untuk menjadikan mie adonan yang sudah kalis. Mereka membuat mie dengan bahan utama tepung mocaf. Tentu hal ini mampu meningkatkan nilai jual ketela yang hanya ribuan rupiah per kologramnya.

Salah satu anggota KWT Padukuhan Siyono Wetan, Suti Rahayu mengaku, ulenan dengan bahan dasar tepung ketela atau modified cassava flour (mocaf) sudah berkali-kali dicoba sejak tahun 2012 lalu. Namun ia mengaku berkali-kali gagal, hingga pada tahun 2015, produk mocafnya kian stabil.

“Sudah berkali-ali gagal, karena awalnya semua dikerkajan manual, kami juga belum memahami sepenuh ya cara mengolah mocaf,” jelas Suti.

Suti lantas mengikuti berbagai macam pelatihan. Ia juga meminta bantuan ke sejumlah instansi. Ia lantas berinovasi membuat olahan mie dari bahan dasar tepung mocaf.

Tingkatkan Nilai Jual, KWT Siyono Wetan Olah Ketela Jadi Mie 160 Tingkatkan Nilai Jual, KWT Siyono Wetan Olah Ketela Jadi Mie 161 Tingkatkan Nilai Jual, KWT Siyono Wetan Olah Ketela Jadi Mie 156

“Proses menggunakan mesin juga lebih cepat, awalnya banyak yang terbuang karena mudah basi,” imbuh Suti.

Mula-mula, ratusan kilogram singkong yang dibeli dari petani difermentasi, dicuci dan digiling hingga menjadi buliran tepung. Tepung tersebut lantas diuleni sampai bisa diiris atau diulir menjadi mie. Mie setengah jadi kemudian diolah dengan dikukus dan dijemur hingga kering. Setelah kurang lebih dua hari,

“Untik mie sendiri kami punya 12 varian rasa, pewaena juga alami, harganya aneka macam mulai R 3 ribu sampai Rp 4 ribu per bungkus,” kata Suti.

Penjualannya ia titipkan ke sejumlah swalayan. Tak sedikit pula yang dijual secara online. Bahkan pelanggan onlinenya mampu menembus pasar luar Pulau Jawa.

“Kendala pasti ada dengan penjualan online, tapi lumayan untuk penambahan penghasilan,” pungkasnya.

Tingkatkan Nilai Jual, KWT Siyono Wetan Olah Ketela Jadi Mie 163 Tingkatkan Nilai Jual, KWT Siyono Wetan Olah Ketela Jadi Mie 164 Tingkatkan Nilai Jual, KWT Siyono Wetan Olah Ketela Jadi Mie 165 Tingkatkan Nilai Jual, KWT Siyono Wetan Olah Ketela Jadi Mie 166 Tingkatkan Nilai Jual, KWT Siyono Wetan Olah Ketela Jadi Mie 167 Tingkatkan Nilai Jual, KWT Siyono Wetan Olah Ketela Jadi Mie 168 Tingkatkan Nilai Jual, KWT Siyono Wetan Olah Ketela Jadi Mie 169 Tingkatkan Nilai Jual, KWT Siyono Wetan Olah Ketela Jadi Mie 170 Tingkatkan Nilai Jual, KWT Siyono Wetan Olah Ketela Jadi Mie 171 Tingkatkan Nilai Jual, KWT Siyono Wetan Olah Ketela Jadi Mie 172 Tingkatkan Nilai Jual, KWT Siyono Wetan Olah Ketela Jadi Mie 173 Tingkatkan Nilai Jual, KWT Siyono Wetan Olah Ketela Jadi Mie 174 Tingkatkan Nilai Jual, KWT Siyono Wetan Olah Ketela Jadi Mie 175 Tingkatkan Nilai Jual, KWT Siyono Wetan Olah Ketela Jadi Mie 176

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler