Pariwisata
Raffi Ahmad Bakal Bangun Villa dan Beach Club di Pantai Krakal
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Iklim investasi di Kabupaten Gunungkidul beberapa tahun terakhir memang begitu moncer. Salah satu kawasan yang banyak dibidik oleh para investor adalah zona selatan, dimana kawasan ini memiliki daya tarik tersendiri untuk pengembangan pariwisata. Hal ini terbukti dari banyaknya pemilik modal yang berinvestasi di sepanjang bibir pantai selatan. Bahkan yang terbaru ini, aktris papan atas Raffi Ahmad bersama dengan koleganya juga berinvestasi di kawasan pesisir Bumi Handayani.
Sabtu (16/12/2023) Raffi Ahmad bersama kolega melakukan peletakan batu pertama pembangunan beach club yang dilengkapi villa serta resto di dekat Pantai Krakal Kabupaten Gunungkidul. Bupati Gunungkidul, Sunaryanta pun hadir pada kegiatan tersebut.
“Ada kuliner, beach club, villa dan resort. Kami dan partner berniat membangun proyek yang terbesar di Indonesia,” kata Raffi Ahmad di hadapan Sunaryanta dan partner-partnernya.
Menurutnya, Jogja termasuk Gunungkidul memiliki magnet tersendiri untuk menarik para pemilik modal mengembangkan usaha mereka di bidang pariwisata. Garis pantai yang bergitu panjang, dengan panorama nan indah berpadu dengan tebing dan kearifan lokal masyarakatnya menjadikan magnet tersendiri. Pariwisata saat ini berkembang cukup pesat di DIY tak terkecuali di Gunungkidul.
“Gunungkidul ini menjadi kawasan yang sangat menarik dan punya potensi. Luar biasa sekali pemandandan disini,” sambung dia.

Proyek wahana wisata yang dibangun memang cukup besar. Dia sedikit mengungkap, jumlah villa yang direncanakan akan dibangun sejumlah 300 unit.
Kegiatan peletakan baru pertama kawasan yang nanti akan dinamai Bekisar itu secara lansgung Raffi Ahmad unggah di media sosial. Beberapa akun medsos Gunungkidul pun juga menggunggah kegiatan aktris tersebut, respon netizen pun beragam.
“Saat ini sudah era media sosial. Saya kepingin Gunungkidul nanti jadi pusat perhatian,” terangnya.
Sementara itu, Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengatakan pariwisata dan investasi menjadi program unggulan yang ia bawa semenjak menjabat. Investasi dan pariwisata cukup berkesinambungan, ia meyakini perekonomian masyarakat akan terdongkrak. Saat ini pun kondisi di masyarakat sedikit banyak mulai nampak, lapangan pekerjaan terbuka dan beberapa hal lainnya.
“Potensi di Gunungkidul yang menarik salah satunya di Kawasan selatan ini. Banyak investor yang sudah datang dan berinvestasi. Tahun 2023 ini sudah ada 3 wahan wisata yang dibangun,” tutur Sunaryanta.
Bahkan, kedepan, akan ada beberapa kawasan lagi yang direncanakan dibangun menjadi destinasi berkelas dan unggulan. Investasi dan pariwisata merupakan salah hal yang menjadi visi dan misi bupati untuk dikembangkan.
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 hari yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized2 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized2 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized2 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized1 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized2 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized1 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
