Uncategorized
Sedekah Laut Pantai Kukup, Merawat Warisan Leluhur dan Menghidupkan Pariwisata Gunungkidul
Tanjungsari,(pidjar.com)–Suasana sakral berpadu dengan semarak wisata mewarnai pelaksanaan Upacara Sedekah Laut dalam rangka Bulan Suro di kawasan Pantai Kukup, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, Senin (15/6/2026).
Tradisi yang digelar oleh para pedagang Pantai Kukup bersama Pemerintah Kabupaten Gunungkidul tersebut kembali menjadi magnet bagi wisatawan yang datang dari berbagai daerah. Ribuan pengunjung memadati kawasan pesisir untuk menyaksikan secara langsung prosesi budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat pesisir selatan Gunungkidul.
Sedekah laut bukan sekadar ritual adat, melainkan wujud syukur masyarakat kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rezeki dan keselamatan yang diberikan selama ini. Tradisi ini juga menjadi sarana menjaga hubungan harmonis antara manusia, alam, dan budaya yang telah mengakar kuat di tengah kehidupan masyarakat pesisir.
Prosesi diawali dengan kenduri bersama yang diikuti tokoh masyarakat, pedagang, dan warga setempat. Setelah doa dipanjatkan, gunungan berisi berbagai hasil bumi dan sesaji diarak menuju bibir Pantai Kukup. Arak-arakan tersebut berlangsung khidmat diiringi doa dan harapan agar masyarakat senantiasa diberi keberkahan.
Sesampainya di tepi pantai, sesaji kembali didoakan sebelum akhirnya dihanyutkan ke laut. Momen ketika ombak membawa gunungan ke tengah lautan menjadi puncak acara yang disambut antusias para wisatawan yang memenuhi sepanjang garis pantai.

Ketua Panitia Sedekah Laut, Wasiyo, mengatakan bahwa pelaksanaan tradisi ini merupakan bentuk nyata upaya masyarakat dalam melestarikan warisan budaya leluhur sekaligus menjaga keseimbangan hubungan manusia dengan alam.
“Upacara seperti ini merupakan bagian dari pelestarian kebudayaan agar masyarakat dan alam tetap seimbang. Selain itu, kegiatan adat seperti ini juga menjadi daya tarik wisata yang mampu meningkatkan kunjungan ke Gunungkidul,” ujar Wasiyo.
Menurutnya, Pantai Kukup menjadi salah satu lokasi yang sangat potensial untuk terus dikembangkan melalui berbagai kegiatan budaya yang melibatkan masyarakat.
“Salah satunya di tempat ini yaitu Pantai Kukup. Ke depan terus kita dorong agar minat wisata di Gunungkidul semakin meningkat melalui penyelenggaraan upacara adat seperti ini,” tambahnya.
Sementara itu, Juru Kunci Pantai Kukup, Hadi Samidin, menuturkan bahwa semangat para pedagang dalam menyelenggarakan sedekah laut tahun ini sangat tinggi. Tradisi tersebut telah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat pesisir yang terus dijaga dari generasi ke generasi.
“Mereka berharap dengan digelarnya sedekah laut ini dapat mempererat kebersamaan antarwarga sekaligus menjadi wujud rasa syukur kepada Tuhan atas rezeki dan keselamatan yang diberikan,” ungkapnya.
Melalui tradisi Sedekah Laut Pantai Kukup, masyarakat tidak hanya menjaga warisan budaya leluhur tetap hidup, tetapi juga menghadirkan daya tarik wisata berbasis kearifan lokal yang menjadi identitas khas Gunungkidul. Di tengah derasnya arus modernisasi, tradisi ini menjadi pengingat bahwa budaya dan alam merupakan dua hal yang harus terus dirawat bersama.
-
Uncategorized2 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial3 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized3 hari yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized3 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized2 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized3 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Pemerintahan3 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Uncategorized2 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Uncategorized1 minggu yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
-
Uncategorized4 minggu yang laluPemuda 22 Tahun Ditemukan Gantung diri di Dapur Rumah
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragis, Lansia di Candirejo Ditemukan Meninggal Terbakar
