Kriminal
Tak Terima Dipandang, Pemuda Mabuk Bacok Pemotor
Playen, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Seorang pemuda mabuk mengamuk dengan senjata tajam pada Senin (05/09/2022) dini hari lalu di Jalan Kyai Legi, Padukuhan Siyono, Kalurahan Logandeng, Kapanewon Playen. Satu orang terluka sabetan pisau akibat insiden tersebut. Polisi sendiri telah berhasil meringkus pelaku pembacokan. Berdasarkan keterangan awal, pelaku berinisial Tf (21) warga Padukuhan Putat, Kalurahan Bleberan, Kapanewon Playen tak terima lantaran merasa ada pandangan tantangan dari korban.
Informasi yang berhasil dihimpun, kejadian bermula saat korban, Wahyu Priantoko (28) warga Jatisari, Kalurahan Playen, Kapanewon Playen pada tengah malam berkendara menuju ke Wonosari. Sesampai di Balai Padukuhan Siyono, Wahyu bertemu dengan Tf yang kala itu tengah nongkrong di pinggir jalan.
Selama beberapa saat, Wahyu sempat memandangi pelaku. Rupanya, hal ini membuat Tf naik pitam. Wahyu yang merasa tak ada masalah meneruskan perjalanan.
“Pelaku yang marah dan merasa ditantang langsung mengejar korban menggunakan sepeda motor, ” ucap Kapolsek Playen, AKP Hajar Wahyudi, Selasa (06/08/2022).
Sesampai di lokasi kejadian, tepatnya di depan warung bakmi di Jalan Kyai Legi Padukuhan Siyono, Tf akhirnya berhasil mencegat korban. Sempat terjadi adu mulut diantara kedua pemuda itu.
Hal tersebut semakin membuat Tf kalap. Ia lantas menuju ke gerobak bakmi dan mengambil sebilah pisau. Hal tersebut membuat korban takut dan melarikan diri. Namun seakan tak puas, Tf terus mengejar dan menyabetkan pisau yang ia hunus itu.
“Korban sempat menangkis sabetan bisa yang terkena bagian punggung tangannya, ” papar Kapolsek.
Beruntung saat keadaan genting itu, sejumlah warga maupun pengguna jalan lantas memberikan pertolongan. Wahyu yang terluka kemudian dibawa ke RS PKU Muhammadiyah guna mendapatkan perawatan medis.
“Pelaku pasca kejadian itu langsung melarikan diri, ” lanjut dia.
Polisi yang datang pasca mendapatkan laporan lantas memburu pelaku. Tak berapa lama, petugas mendapatkan informasi keberadaan Tf di rumah salah seorang temannya di Padukuhan Tumpak, Kalurahan Ngawu, Kapanewon Playen. Pemuda yang saat kejadian dalam pengaruh alkohol itu akhirnya berhasil diamankan.
“Tf kita tangkap tanpa perlawanan, ” imbuh Hajar.
Menurut Hajar, pelaku saat ini ditahan sembari dilakukan proses hukum terhadap yang bersangkutan. Bersama dengan pelaku, turut pula diamankan sepeda motor Scoopy berwarna merah serta sebilah pisau dapur sepanjang 33 centimeter.
Berdasarkan keterangan yang didapat, antara Wahyu dan Tf diketahui tak saling mengenal. Insiden yang terjadi ini adalah kesalahpahaman di antara keduanya. Pelaku merasa tak terima dipandang oleh korban.
“Pelaku saat kejadian dalam pengaruh minuman keras, ” pungkas dia.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
