Peristiwa
Temuan Serpihan Hingga Kartu Identitas Awak Kapal Yang Hilang Sejak Seminggu Silam
Tepus,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kapal Sekoci dengan nama Mandala Putra yang berangkat dari wilayah Jawa Timur sudah seminggu terakhir ini hilang kontak. Terakhir, kapal sekoci tersebut terdeteksi pada Sabtu (30/04/2022) lalu. Hingga seminggu berlalu, tim SAR wilayah I Pantai Sadeng masih terus melakukan pencarian terhadap tekong dan anak buah kapal (ABK) yang hilang dan diduga tenggelam di sekitar perairan Gunungkidul tersebut.
Koordinator SAR Wilayah I Pantai Sadeng, Sunu Handoko Bayu Segara mengungkapkan, Kapal Mandala Putra sendiri diketahui berangkat dari Sendang Biru, Malang, Jawa Timur pada Rabu (27/04/2022) malam. Kapal tersebut rencananya hendak menuju ke Cilacap. Pada Jumat dini hari sekitar pukul 02.45 WIB, salah seorang ABK sempat mengabari Sugeng, nelayan Kalurahan Songbanyu melalui chat Whatsapp bahwa kapal mengalami panas mesin. Sehingga kemudian kapal tersebut harus melakukan pendinginan di tengah Pantai Baron.
Namun usai memberikan kabar tersebut, para ABK sudah tidak bisa lagi dihubungi. Lantaran hal tersebut kemudian Sugeng kemudian melapor ke anggota SAR untuk melakukan penyisiran.
“Pada hari pertama pencarian, kita lakukan penyisiran dari timur ke barat. Sampai di Tebing Umbul tepatnya di barat Pantai Ngetun sempat ditemukan serpihan puing kapal,” papar Sunu Handoko.
Diduga kuat, serpihan tersebut adalah serpihan kapal yang hilang kontak. Kemudian pada hari ketiga pencarian, tim kembali menemukan pecahan kapal dan menemukan KTP dengan identitas tekong kapal Anggi Pratama (19) warga Putat, Kalurahan Songbanyu, Kapanewon Girisubo.
Adapun Anggi memang salah seorang tekong yang tengah berada di dalam kapal. Sementara awak yang lain adalah Riki (21) warga Cilacap, dan Hendra (23) warga Cilacap.
“Hari ke-6 kemarin kita lakukan penyisiran lebih luas lagi. Tim jetsky menemukan pelampung ada bercak oli di tebing Pantai Indrayanti di sisi timur,” imbuh Sunu.
Proses pencarian sendiri sempat mengalami kendala. Kondisi angin kencang serta peningkatan pada gelombang membuat perahu jukung dan jetsky yang dikerahkan untuk melakukan pencarian terpaksa menepi. Pencarian sendiri akan terus dilanjutkan.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
